PENERAPAN VALUE FOR MONEY UNTUK PERWUJUDAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PUBLIK (STUDI KASUS PADA KANTOR WALIKOTA DI KOTA LHOKSEUMAWE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN VALUE FOR MONEY UNTUK PERWUJUDAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PUBLIK (STUDI KASUS PADA KANTOR WALIKOTA DI KOTA LHOKSEUMAWE)


Pengarang

Nelly Satriah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0301103010138

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan value for money untuk perwujudan transparansi dan akuntabilitas publik pada Kantor Walikota telah diterapkan dengan baik dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam menerapkan value for money di Kantor Walikota.
Objek penelitian ini adalah Kantor Walikota di Kota Lhokseumawe. Data yang
digunakan adalah data primer, yaitu data yang langsung diperoleh pada Kantor Walikota di Kota Lhokseumawe. Serta data sekunder yang berupa laporan keuangan yang juga diperoleh pada Kantor Walikota. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu observasi
dan wawancara langsung kepada objek penelitian. Metode analisa data yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan value for money yang diterapkan di
Kota Lhokseumawe yang terdiri ekonomi, efisiensi, efektivitas. Penerapan ekonomi diukur dari penggunaan sumber daya yang dimiliki oleh Kantor Walikota dalam mengelola anggaran bclanja dan jumlah anggaran yang tidak melebihi realisasi anggaran yang dikeluarkan. Efisiensi diukur dengan rasio efisiensi dari laporan keuangan yang dikelola Kantor Walikota pada setiap triwulan, yang menunjukkan adanya peningkatan rasio efisiensi dari laporan keuangan yang dikeluarkan pada setiap triwulan. Kemudian efektivitas dapat diukur dari program atau kegiatan yang dilaksanakan telah mencapai tujuan yang diharapkan. Dari pengukuran tersebut dapat disimpulkan bahwa anggaran yang dikeluarkan oleh Kantor Walikota belum sepenuhnya dapat terwujud dengan baik, hal ini mengingat masih belum efektifnya anggaran yang direalisasikan oleh Kantor Walikota. Sehingga Penerapan value for money untuk perwujudan transparansi dan akuntabilitas publik pada Kantor Walikota belum diterapakan dengan baik.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan value for money yang terdiri dari
ekonomi, efisiensi, efektivitas belum dapat diterapkan dengan baik, hal ini dikarenakan masih belum efektifnya realisasi program kegiatan yang dilaksanakan pada Kantor Walikota. Dan masih adanya kendala dalam penerapan value for money yaitu belum efektifnya pelaksanaan program atau kegiatan yang dilaksanakan pada Kantor Walikota.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK