<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149597">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KOMPENSASI DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KABUPATEN  PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut nadia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Motivasi kerja karyawan sangatlah dipengaruhi oleh  pemberian kompensasi yang  memadai baik  secara  finansial  maupun  secara  non  finansial,  dengan  demikian mereka   termotivasi  untuk   meningkatkan  produktivitas  yang  optimal.   Masalah  ini yang   mendorong   penulis    untuk   melakukan   penelitian   dan   mengkaji   masalah kompensasi  lebih  lanjut  dalam  bentuk  skripsi  yang  berjudul &quot;Pengaruh  Kompensasi Dengan  Motivasi  Kerja Pada  Dinas  Kesehatan  Kabupaten  Pidie&quot;.Berdasarkan  latar belakang  masalah   yang  telah   dikemukakan  di  atas  maka   yang  menjadi  masalah dalam  penelitian  ini  adalah   Apakah   terdapat   pengaruh   antara   kompensasi  dengan motivasi kerja pegawai Dinas  Kesehatan  Kabupatcn Pidie  dan berapa  besar  hubungn antara kompensasi dengan  motivasi kerja pegawai  Dinas  Kesehatan Kabupaten Pidie.&#13;
Penelitian ini  dilakukan pada  Dinas  Kesehatan Kabupaten Pidie,  sedangkan yang  menjadi  objek penelitian ini  adalah  pegawai  pada  Dinas  Kesehatan Kabupaten. Pidie.  Populasi  adalah  keseluruhan  subjek  penelitian.  Populasi  dalam  penelitian  ini adalah  semua  pegawai  pada  Dinas  Kesehatan Kabupaten Pidie.  Dalam  penelitian  ini diambil  sampel  sebanyak  50 responden atau sebesar  47 % dari jumlah  populasi.&#13;
Dari  hasil  penelitian dan  tanggapan  responden   terlihat  bahwa  besamya   gaji yang   diterima  pada   tiap   bulannya    sangat   scsuai   dengan    tanggung  jawab  yang diberikan  Dinas  Kesehatan  Kabupaten  Pidie  terlihat  dari  19  orang  responden   atau sebesar   38,0%   responden  menyatakan  setuju  dan   16,0%  responden  menyatakan sangat  setuju  dengan  ha! tersebut.  Komunikasi yang lancar antar pegawai mendorong terkadang  juga   memberikan  motivasi    yang   tingi   dalam    bekerja    pada      Dinas Kesehatan  Kabupaten  Pidie  sebesar  34%  responden   menyatakan  sangat   setuju  dan&#13;
26,0%  responden menyatakan setuju. Memperoleh  kesempatan untuk  dipromosikan kepada jabatan yang  tinggi karena  prestasi kerja  42%  responden  menyatakan sangat setuju dengan  pemyataan tersebut.  Cocok  dengan  teman  sekerja juga  terkadang dapat meningkatkan motivasi kerja antar  pegawai hampir  58,0%  menyatakan sangat  setuju Begitu  juga dengan   adanya  waktu  senggang yang  diberikan oleh  Dinas  Kesehatan dapat  membuat  pegawai  bersantai  scjcnak  sebesar   38,0%   responden  menyatakan setuju  dan  sangat   setuju  sebesar  20,0%.  Selanjutnya  koefisien  korelasi  regresi  linier berganda   (R)  antara   variabel  bebas  (independent   variable)   dengan   variabel  terikat (dependent   variable   )   adalah  0,876  yang  artinya  adanya   Pengaruh   yang  erat  antara variabel kompensasi dengan variabel motivasi kerja adalah sebesar 87,6%.Koefisien determinasi  (R) diketahui  sebesar  0,767  yang  mempunyai  arti  76,7%  Motivasi  kerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten  Pidie dipengaruhi secara bcrsama-sama oleh kompensasi  financial  dan non finansial,  sisanya  23,3% lainnya  dipengaruhi  oleh faktor lain diluar penelitian  ini.            Selanjutnya   dari   hasil   perhitungan    regresi   berganda maka, untuk variabel kompensasi financial  diketahui nilai tersebut  sebesar 0,665 artinya apabila kompensasi  finansial dinaikkan  atau ditingkatkan   1% maka akan meningkatkan motivasi kerja sebesar 66,5%.  Kompensasi   non   financial       diketahui   nilai   tersebut sebesar 0,186 artinya  apabila kompensasi non finansial dinaikkan  atau ditingkatkan  1% maka akan meningkatkan  motivasi kerja pegawai   scbesar  18.6%.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPENSATION SCALES - PERSONNEL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MOTIVATION - PERSONNEL MANAGEMENT - PUBLIC ADMINISTRATION</topic>
 </subject>
 <classification>658.322 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149597</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-06 11:45:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-06 12:20:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>