ANALISIS CLUSTER DAN KORESPONDENSI UNTUK ANALISA KUALITAS SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KOTAMADYA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS CLUSTER DAN KORESPONDENSI UNTUK ANALISA KUALITAS SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KOTAMADYA BANDA ACEH


Pengarang

Yulia Zahara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1108101010047

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

519.53

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kondisi sekolah, tenaga pengajar dan sarana belajar terhadap nilai UN. Objek pada penelitian ini adalah 24 sekolah menengah atas negeri kota Banda Aceh yang terdiri dari 16 SMAN, 3 MAN dan 5 SMKN. Metode analisis yang digunakan adalah analisis cluster dan analisis korespondensi. Analisis cluster digunakan untuk mengelompokan data kondisi sekolah, tenaga pengajar dan sarana belajar menjadi tiga cluster, empat cluster dan lima cluster. Sedangkan analisis korespondensi digunakan untuk melihat hubungan antara kondisi sekolah, tenaga pengajar dan sarana belajar terhadap nilai UN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap nilai UN adalah kondisi sekolah dan tenaga pengajar karena memiliki p-value < ? sehingga plot profil baris dan profil kolom hanya dibentuk untuk menentukan hubungan antara kondisi sekolah dan tenaga pengajar terhadap nilai UN. Pada analisa hubungan kondisi sekolah terhadap nilai UN menunjukkan bahwa kondisi sekolah yang sangat baik berhubungan erat dengan nilai UN yang kurang baik. Kondisi sekolah yang baik dan tidak baik berhubungan erat dengan nilai UN yang baik. Sedangkan kondisi sekolah yang cukup baik dan kurang baik berhubungan erat dengan nilai UN yang cukup baik. Pada analisa hubungan tenaga pengajar dengan nilai UN, menunjukkan bahwa tenaga pengajar yang sangat baik berhubungan erat dengan nilai UN yang baik. Tenaga pengajar yang baik, cukup baik dan kurang baik berhubungan erat dengan nilai UN yang cukup baik. Sedangkan tenaga pengajar yang tidak baik berhubungan erat dengan nilai UN yang kurang baik.

Kata kunci : nilai UN, kondisi sekolah, tenaga pengajar, sarana belajar, analisis cluster, analisis korespondensi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK