<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14958">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS CLUSTER DAN KORESPONDENSI UNTUK ANALISA KUALITAS SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KOTAMADYA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulia Zahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kondisi sekolah, tenaga pengajar dan sarana belajar terhadap nilai UN. Objek pada penelitian ini adalah 24 sekolah menengah atas negeri kota Banda Aceh yang terdiri dari 16  SMAN, 3 MAN dan 5 SMKN. Metode analisis yang digunakan adalah analisis cluster dan analisis korespondensi. Analisis cluster digunakan untuk mengelompokan data kondisi sekolah, tenaga pengajar dan sarana belajar menjadi tiga cluster, empat cluster dan lima cluster. Sedangkan analisis korespondensi digunakan untuk melihat hubungan antara kondisi sekolah, tenaga pengajar dan sarana belajar terhadap nilai UN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap nilai UN adalah kondisi sekolah dan tenaga pengajar karena memiliki p-value &lt; ? sehingga plot profil baris dan profil kolom hanya dibentuk untuk menentukan hubungan antara kondisi sekolah dan tenaga pengajar terhadap nilai UN. Pada analisa hubungan kondisi sekolah terhadap nilai UN menunjukkan bahwa kondisi sekolah yang sangat baik berhubungan erat dengan nilai UN yang kurang baik. Kondisi sekolah yang baik dan tidak baik berhubungan erat dengan nilai UN yang baik. Sedangkan kondisi sekolah yang cukup baik dan kurang baik berhubungan erat dengan nilai UN yang cukup baik. Pada analisa hubungan tenaga pengajar dengan nilai UN, menunjukkan bahwa tenaga pengajar yang sangat baik berhubungan erat dengan nilai UN yang baik. Tenaga pengajar yang baik, cukup baik dan kurang baik berhubungan erat dengan nilai UN yang cukup baik. Sedangkan tenaga pengajar yang tidak baik berhubungan erat dengan nilai UN yang kurang baik.&#13;
&#13;
Kata kunci : nilai UN, kondisi sekolah, tenaga pengajar, sarana belajar, analisis cluster, analisis korespondensi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CLUSTER ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>519.53</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14958</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-13 13:04:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-30 15:29:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>