<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149429">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN UMUR SIMPAN KERIPIK SINGKONG DALAM KEMASAN PADA INDUSTRI KECIL DI SAREE DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ARRHENIUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurzahidah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN &#13;
 Kenipik adalah irisan buah atau umbi yang digoreng sampai kering dan  garing Pembuatan keripik merupakan salah  satu cara pengolahan singkong untuk  menghasilkan suatu produk yang relatif awet Proses pengolahan keripik singkong di Saree sudah cukup baik, namun penanganan produknya belum memadai  terutama dari segi teknik pengerasan dan bahan kemasan. Pergemasan keripik  menggunakan teknik pengemasan sederhana, yaitu menggunakn lilin. Hal ini  sangat berpengaruh terhadap masa simpan dan mutu keripik sehingga harus  dilakukan pangemasan dan penyimpanan yang baik.&#13;
  Umur simpan  suatu makanan secara umum mengandung pengertian  tentang waktu antara saat produk mulai dikemas atau diproduksi sampai dengan mutu produk masih memenuhi syarat untuk dkonsumsi Pendugaan umur simpan  terhadap keripik singkong dalam kemasan dilakukan dengan menggunakan  metode akselerasi atau Accelerated Shelf Life Test (ASLT) yang menggunakn  suatu kondisi lingkungan untuk mempercepat (accelerated) reaksi deteriorasi  (penurunan usable quality) produk pangan .&#13;
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur  simpan keripik singkong  dalam kemasan dari industri kecill di Kemukiman Saree akibat pengaruh suhu dan  lama penyimpanan melalui metode akselerasi dengan menggunakan model  Arrhenius Selian itu, penelitian ini dapat memberi informasi kepada masyarakat  tentang umur simpan produk pangan.&#13;
  Bahan yang digunakn pada penelitian  ini adalah keripik singkong dalam  kemasan plasitk polypropilen yang diperoleh dari ibu Nuraini, kelompok home  Industry Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kemukiman Saree,  Kabupaten Aceh Besar Bahan kimia yang digunalan untuk menganalisa adalah  Thio-Barbitune Aetd(TBA) merek Merck, HCI dan asam asetat glasial.&#13;
   Produk keripik singkong dalam kemasan disimpan dalam inkubator Faktor yang diteliti adalah lama penyimpanan (W) terdiri atas 4 taraf yaitu W1=5 hari, W2 = 10 hari, W3= 15 hari dan W4= 20 Hari dan suhu pemyimpanan (T)  terdiri atas 3 taraf yaitu T1= 35 C, t2= 45 C dan T3 = 55 C. Parameter yang diamati dan dinalisis pada keripik singkong dalam kemasan meliputi analisis  tingkat ketengikan dengan penentuan nilat thiobarbtture-acid (TBA) dan uji  organoleptik berupa uji deskripsi terhadap flavor.&#13;
  Sifat yang paling peka yang dideteksi oleh panelis (mewakili konsumen)  adalah penyimpangan flavour yang muncul selama penyimpanan berupa bau tengik. Semakin tinggi suhu penyimpanan maka bau tengik yang muncul semakin meningkat. Parameter ketengikan keripik singkong ditentukan berdasarkan  peningkatan nilai TBA (tho-barbitune acid) selama waktu penyimpanan dan perbandingan nilai organolepik Dengan demikian, parameter ketengikan  digunakan sebagai penentu sifat kritis keripik singkong.&#13;
  Berdasarkan perbandingan dengan hasil uji deskripsi, mak didapat nilai  batas kritis TBA adalah 0,0187 mg malonaldehida/kg produk (Qs), dan nilai awal TBA adalah 0,00I9 mg malonaldehidakg produk (Qo) Sedangkan untuk senson Qo= skor 5 dan Qs =  skor 2. Data tersebut kemudian diplotkan terhadap waktu  untuk masing-masing parameter mutu, sehingga diperoleh regres linier y = bx + a  untuk masing-masing ordo reaksi Dari persamaan tersebut dapat diketahui pula nilai konstanta (k) yaitu nilai intersept dan nilai korelasi Selanjutnya nilai-nilai  tersebut diterapkan dalam model Arrhenius sebagai persamaan untuk penentu  umur simpan.&#13;
  Penentuan umur simpan dilakukan berdasarkan reaksi ordo satu dan  parameter mutu nilai TBA, karena memiliki nilai R' yang paling besar yaitu 0,94  atau 94% dengan persamaan umur simpananya adalah in k = 638,398/1/T) ­  0,34423 iJka disimpan pada suhu 35 C, maka umur simpan keripik singkong dalam kemasan adalah 44,47 hari atau 1,5 bulan Sedangkan jika disimpan pada  suhu ruang (30 C), maka keripik singkong dalam kemasan tahan disimpan selama  47 hari. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CASSAVA - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149429</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 10:01:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 10:12:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>