<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149393">
 <titleInfo>
  <title>UJI  KINERJA ALAT  PENGASAPAN  UNTUK  PENGOLAHAN  PISANG SALE  MENGGUNAKAN  BAHAN   BAKAR  BIOMASSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elly Shafriaty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada  saat  musim   buah-buahan  tiba,  harga  buah  pisang   di  Aceh  menurun drastis   (anjlok)   yang   mengakibatkan  pendapatan  petani   tidak   bisa   ditingkatkan. Untuk mengat usi anjloknya harga pisang perlu pemikiran dan pengkajian untuk memanfaatkan pisang  menjadi  makanan  yang  awet  (tahan  lama).  Untuk  melakukan pcngawetan tersebut maka  diperlukan suatu  teknologi  yang  tepat  guna  dan  berhasil guna. Teknologi tersebut  di antaranya  adalah  pengering pisang  dengan  energi surya. Proses  pengeringan  pisang,  yang  di  lakukan  oleh  masyarakat atau  industri  rumah angga  umumnya secara  tradisional  yaitu dengan  penjemuran di bawah  terik matahari di alam  terbuka.  Pada  Pisang  sale  merupakan jenis makanan  yang  dibuat  dari  buah pisang  matang  yang  diawetkan   dengan   cara  pengasapan.  Pisang  sale  ini  memiliki rasa  dan  aroma  yang  khas.  Daya  tahan  (keawetan) jenis  makanan   ini cukup  tinggi bahkan  bisa  bertahan   sampai  berbulan-bulan,  tergantung pada  cara  pembuatan dan pembungkusannya.  Agar  diperoleh   mutu  sale  yang  baik,  pisang  yang  dipergunakan harus  memiliki  beberapa   kriteria  seperti  tingkat  ketuaan  buah,  tingkat  kematangan buah, aroma dan rasa.&#13;
Pada  penelitian  ini  menggunakan  bahan  bakar  biomassa yaitu  bahan  bakar kayu   bakar,   kayu   bakau   dan   tempurung   kelapa.   Untuk   proses   pengasapannya menggunakan alat pengasapan tipe rak.  Dari hasil  penelitian analisis  yang  dilakukan yaitu kinerja alat pengasapan dan mutu dari pisang  sale yang dihasilkan berupa  kadar air,   karbohidrat,   Vitamin    C  dan   organoleptik.   Proses   pengasapan   pisang   sale dilakukan   pada   suhu   70  C  --   80  C.   Pada  waktu   dan   lama  proses   pengas.pan berbeda-beda,   dengan   menggunakan   bahan   bakar   kayu   bakau   dan   kayu   bakar membutuhkan  waktu  pengasapan  12  jam  dengan  kadar  air  akhir   12  %  dan  13  %. Sedangkan  yang  menggunakan  bahan  bakar  tempurung kelapa  membutuhkan waktu pengasapan   10  jam  dengan   kadar  air  akhir   13  %.   Kandungan  karbohidrat  pisang sebelum   di  sale  sebesar   5,8  %  sesudah   di  sale  kandungan karbohidrat  meningkat paling  tinggi   terdapat   pada  bahan  bakar  yang  menggunakan  kayu  bakau   sebesar&#13;
10,18  % dan  pad a bahan  bakar  tempurung kelapa  sebesar  9,45  %.  Sedangkan pada bahan  bakar  kayu  bakar  sebesar  8,84  %.  Kandungan vitamin   C pisang  sebelum   di sale  sebesar   8,69  mg/100  gram,  sesudah   di  sale  kandungan  vitamin   C  menurun paling tinggi  pada bahan  bakar  kayu bakau  sebesar  7,458 mg/100 gr dan bahan  bakar kayu  bakar sebesar  7.37  mg/100 gr sedangkan pada  bahan  bakar  tempurung kelapa sebcsar  7,194  mg/100 gr.  Sedangkan  uji  organoleptik di lihat dari segi bentuk, wama, rasa,   bau   dan   tekstur    ketiga  jenis   bahan    bakar    paling    unggul    adalah    yang menggunakan  bahan  bakar  kayu  bakau  dan  tempurung kelapa  sebagai  mutu  terbaik pisang sale.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BANANAS - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.804 772</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149393</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-03 12:16:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-03 16:01:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>