<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149367">
 <titleInfo>
  <title>MORFOLOGI DAN MORFOMETRI PENYU HIJAU (CHELONIA MYDAS) DI PULAU BANGKARU, TAMAN WISATA ALAM LAUT KEPULAUAN BANYAK, KABUPATEN ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sabrina Syifa Maharani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyu hijau merupakan salah penyu yang sering ditemukan di perairan Indonesia dan merupakan satwa yang termasuk kedalam kategori terancam punah (endangered) berdasarkan Internasional Union for Conservation of Nature (IUCN). Pulau Bangkaru merupakan salah satu pulau yang menjadi tempat bertelurnya penyu hijau, dimana pada pulau tersebut terdapat program konservasi yang membutuhkan data ilmiah seperti data morfologi dan morfometri pada penyu hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi dan morfometri penyu hijau (Chelonia mydas) di Pulau Bangkaru, Taman Wisata Alam Laut Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. 31 ekor penyu hijau betina dewasa dilakukan pengamatan morfologi dari bentuk kepala dan karapas, dan morfometri dengan mengukur panjang dan lebar kepala, panjang dan lebar karapas menggunakan metode CCL, CCW dan SCL, SCW serta panjang flipper bagian depan dan belakang. Hasil yang diperoleh penyu hijau memiliki kepala yang membulat, lonjong, kecil serta tumpul dan pada bagian lateral kepala terdapat delapan sisik postorbital serta terdapat satu pasang sisik prefrontal diantara mata, dan memiliki bentuk karapas oval dan meruncing pada bagian posterior. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa panjang dan lebar karapas antara kedua metode dan panjang flipper depan dan belakang memiliki perbedaan yang singnifikan (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TURTLES - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.977 92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-03 09:35:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 10:43:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>