<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149353">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK ACEH MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isra Febrianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik S2</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jaringan distribusi listrik di Aceh memiliki karakteristik unik yang menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga kontinuitas dan keandalan suplai listrik kepada konsumen. Keandalan sistem distribusi listrik, yang diukur menggunakan indeks SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti padam tidak terencana, padam terencana, dan bencana alam. Karena kejadian gangguan padam bersifat probabilistik dan tidak dapat diprediksi, diperlukan pemodelan untuk memproyeksikan performa keandalan sistem distribusi di masa depan. Pemodelan ini membantu dalam mengantisipasi dan menentukan prioritas perbaikan jaringan distribusi. Penelitian ini menggunakan metode simulasi Monte Carlo untuk memproyeksikan ribuan skenario kemungkinan variasi durasi dan frekuensi gangguan pada penyulang, gardu distribusi, jaringan tegangan rendah (JTR), dan sambungan rumah (SR APP) berdasarkan data historis tahun 2021–2024. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Crystal Ball, menghasilkan distribusi nilai SAIDI dan SAIFI yang mencerminkan keandalan sistem distribusi listrik Aceh pada tahun 2024. Nilai SAIDI kumulatif tahun 2024 diproyeksikan sebesar 1,97 jam/pelanggan, dengan tingkat kepastian 95% bahwa nilai tersebut tidak akan melebihi 2,21 jam/pelanggan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kontribusi terbesar terhadap SAIDI berasal dari gangguan terencana (pemeliharaan penyulang secara offline). Sementara itu, nilai SAIFI kumulatif tahun 2024 diproyeksikan sebesar 1,94 kali/pelanggan, dengan tingkat kepastian 95% bahwa nilai tersebut tidak akan melebihi 2,37 kali/pelanggan. Analisis sensitivitas SAIFI menunjukkan bahwa gangguan tidak terencana pada penyulang, yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal, merupakan penyumbang terbesar. Penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi operator sistem distribusi listrik Aceh untuk merencanakan langkah-langkah peningkatan keandalan jaringan secara lebih efektif dan efisien.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRIC POWER - ENGINERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.31</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149353</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-31 21:07:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 12:14:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>