<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149239">
 <titleInfo>
  <title>KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL CHANGE TEXT (CCT) DALAM MENCEGAH MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fauzannur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog.Studi Magister Pendidikan IPA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rendahnya minat belajar kimia disebabkan masih ada beberapa siswa yang mempunyai konsepsi berbeda sehingga mengakibatkan terjadinya miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi siswa pada materi larutan Penyangga pada kelas eksperimen dan kelas kontrol serta efektivitas model pembelajaran conseptual change text (CCT) dalam mencegah miskonsepsi siswa pada materi larutan Penyangga di SMAN 1 Seulimeum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen yang dirancang dengan desain posttest only control group design. Teknik pemilihan sampel ditentukan dengan pertimbangan tertentu karena pada kelas XI IPA hanya terdapat dua kelas, sehingga kedua kelas tersebut dijadikan sampel dalam penelitian ini. Jadi sampel penelitian yang diambil adalah kelas XI IPA1 dan XI IPA2 yang berjumlah 34 dan 30 siswa, sehingga kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal tes diagnostik pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan four tier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat miskonsepsi peserta didik pada materi larutan penyangga kelas eskperimen lebih rendah dibandingkan miskonsepsi peserta didik pada kelas kontrol. Keefektifan model pembelajaran Conceptual Change Text (CCT) dapat mencegah miskonsepsi peserta didik pada materi larutan penyangga dibandingkan model pembelajaran direct instruction pada kelas kontrol. Hasil analisis data membuktikan bahwa setelah diterapkan model CCT, miskonsepsi siswa pada kelas Kontrol 19 % dan pada kelas eksperimen 2,6 % . Hasil pengujian hipotesis  membuktikan bahwa model CCT signifikan dalam mencegah miskonsepsi peserta didik atau terdapat perbedaan miskonsepsi peserta didik setelah menerapkan model CCT dibandingkan model pembelajaran direct instruction. &#13;
Kata Kunci: Model Pembelajaran conseptual change text &amp; Pencegahan Miskonsepsi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149239</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-24 22:16:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-30 14:45:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>