<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149091">
 <titleInfo>
  <title>PUSAT PASAR TRADISIOANAL DI  MEULABOH  ( TEMA  :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR TROPIS)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akmal Fata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Meulaboh merupakan  lbu  kota  kabupaten   Aceh  Barat  yang  mengalami   kerusakan berat akibat  bencana Gempa  dan Stunami pada  akhir tahun  2004.  Banyak  sarana  dan  prasarana yang  mengalami  kerusakan,   salah   satunya   adalah   Pasar   Tradisional   yang  ada  di  kota Meulaboh.  Sampai   saat  ini pasar  tradisional  merupakan salah  satu  alternatif masyarakat untuk  mendapatkan  kebutuhan   sehari-hari dengan  harga  yang   relatif murah.   Di  pasar tradisional interaksi  antara  penjual  dan  pembeli  dapat  berlangsung lebih akrab dan  tawar menawar   suatu   produk   dapat   memberiakan   kepuasan   tertentu.Malah  pasar   tradisional dapat  menjadi salah  satu  Trade Mark  suatu  kota.Untuk  memenuhi  kebutuhan  masyarakat akan  sebuah   pasar  dan  menghindari  dampak  negatif dari  timbulnya  para  pedagang kaki lima,  maka  perlu  di  bangun  suatu  fasilitas  baru   yang  dapat   menampung  kembali  para pedagang-pedagang   kaki   lima.   Salah   satunya   pemberdayaan  pedagang   kecil   dapat dilakukan   antara    lain   dengan   membantu  menyediakan   sarana    dan   prasarana  yang memadai  dalam  hubungannya dengan produsen dan  konsumen.  Dalam  kaitannya  dengan produsen pemasok, pedagang pasar  tradisional perlu dibantu  dalam  mengefisiensi rantat pemasaran  untuk   mendapatkan  barang  dagangannya.   Seduangkan    kaitannya   dengan konsumen,   pedagang pasar  tradisional  memerlukan  tempat  berjualan  yang   baik,   serta memilliki fasilitas yang  lengkap dan  memadai. Dengan  memperhatikan hal  tersebut, maka perlu  dibangun  kembali  suatu  pasar  tradisional,  selain  dapat  menampung para  pedagang kaki  lima  diharapkan  pasar  tradi sional  ini akan  menjadi   pusat   pasar  tradisional  di  kota meulaboh.   Untuk   itu   penulis   ingin   menuangkan   konsep,   ide   dan   gagasan   untuk melakukan   suatu   perancangan   pusat    pasar   tradisional  yang   terletak    di   pusat    kota meulaboh   agar  memiliki  suatu  eiri  khas  dan  memiliki  karakter yang  merupakan Trade Mark bagi kota  Meulaboh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MARKETS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>720</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 15:05:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-30 16:18:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>