<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149047">
 <titleInfo>
  <title>FLUKTUASI HARGA MINYAK DAN KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NATASYA ANDIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi Pembangunan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Judul 			: Fluktuasi Harga Minyak dan Kebijakan Moneter&#13;
terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia&#13;
Penulis 		: Natasya Andira&#13;
NIM 			: 2101101010135&#13;
Fakultas/Jurusan  	: Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan&#13;
Pembimbing 		: Asri Diana, S.E., M.Si&#13;
Konsentrasi 		: Ekonomi Moneter&#13;
&#13;
Penelitian ini menganalisis pengaruh harga minyak, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka pendek dan panjang. Data tahunan periode 1993-2023 (31 observasi) dianalisis menggunakan model Auto Regressive Distributed Lag (ARDL), yang dipilih berdasarkan uji stasioneritas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, harga minyak berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi dalam jangka panjang pengaruhnya negatif signifikan. Inflasi memiliki dampak negatif signifikan dalam jangka pendek, tetapi negatif tidak signifikan dalam jangka panjang. Suku bunga dalam jangka pendek berpengaruh positif tidak signifikan, sedangkan dalam jangka panjang berdampak negatif signifikan. Nilai tukar memiliki pengaruh positif tidak signifikan dalam jangka pendek, namun berdampak negatif signifikan dalam jangka panjang. Berdasarkan hasil penelitian, pemerintah perlu menjaga stabilitas harga energi dan mendorong investasi energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak. Kebijakan moneter dan fiskal harus dioptimalkan untuk mengendalikan inflasi, terutama di sektor pangan dan energi. Bank Indonesia perlu menerapkan kebijakan suku bunga yang adaptif dan mendorong stabilitas nilai tukar melalui langkah-langkah strategis guna mendukung pertumbuhan ekonomi.&#13;
&#13;
Kata kunci: ARDL, Harga Minyak, Inflasi, Nilai Tukar, Pertumbuhan Ekonomi, Suku Bunga.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149047</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 11:52:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 11:58:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>