PENGARUH MOTIVASI KERJA, PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI KANTOR PUSAT ADMINISTRASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH MOTIVASI KERJA, PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI KANTOR PUSAT ADMINISTRASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM BANDA ACEH


Pengarang

Rahmawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111220408

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.314 22

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepuasan kerja pegawai merupakan suatu hal yang harus diperhatikan setiap pimpinan instansi pemerintah. termasuk Kantor Pusat Administrasi Universitas Syiah Kuala. Secara teoritis, kepuasan kerja pegawai terkait dengan motivasi kerja. program pelatihan dan pengembangan karir pegawai dalam
organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, program
pelatihan dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja pegawai Kantor Pusat
Administrasi Universitas Syiah Kuala.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuesioner kepada sebanyak 100 orang pegawai negeri di instansi tersebut yang terdiri dari pegawai golongan II, III dan IV. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistikanalisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja, progar m pelatihan dan pengembangan karir berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja pegawai pada instansi tersebut. Hal ini ditunjukkan oleh hasil pengolahan data yang
menghasilkan nilai koefisien regresi untuk masing-masing variabel, yakni sebesar
0.355 untuk motivasi kerja, sebesar 0,584 untuk program pelatihan dan sebesar
0,037 untuk pengembangan karir. Hasil perhitungan juga menunjukkan nilai F
hitung sebesar 444,690 lebih besar bila dibandingkan degnan nilai F tabel yakni sebesar 2,699. Dengan demikian bermakna motivasi kerja, program pelatihan dan pengembangan karir secara serempak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai Kantor Pusat Administrasi Unsyiah, sehingga Ha diterima dan sebaliknya Ho ditolak. Pengujian secara parsial menunjukkan nilai t hitung untuk variabel motivasi kerja dan program pelatihan masing-masing sebesar 5,634 dan
9,122 lebih besar bila dibandingkan dengan nilai t tabel pada tingkat keyakinan 95 persen menunjukkan angka sebesar 1,984. Hal ini bermakna kedua variabel tersebut secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai.
Sebaliknya program pengembangan karir dengan nilai t tabel sebesar 1,108 bermakna secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai.
Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah motivasi kerja yang dimiliki oleh pegawai, program pelatihan dan pengembangan karir pegawai pada Kantor Pusat Administrasi Universitas Syiah Kuala berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja mereka pada kantor tersebut.










Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK