<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="149005">
 <titleInfo>
  <title>GEDUNG PAMERAN DI BANDA ACEH TEMA :</title>
  <subTitle>HIGH TECH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Ayu Ningsih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Propinsi  Nanggroe    Aceh   Darussalam    memiliki   potensi  besar dalam  bidang industri dan perdagangan, karena didukung  dengan  besarn ya sumber  daya alam yang  ada.   Industri yang  sebahagian besar   merupakan industri  pengolahan meskipun mengalami pertumbuhan yang naik turun tetap merupakan potensi yang besar bagi daerah.Masyarakat  Banda Aceh memiliki  tingkat apresiasi  terhadap suatu karya  seni juga  sudah cukup tinggi.  Hal  ini  didukung   oleh  kenyataan pemeran seni yang digelar relatifselalu dipenuhi olehpenonton.  Seperti pameran otomotif,  fotografi, dan karya arsitektur sudah  dapat  diterima  oleh masyarakat Aceh. Melihat segala potensi yang ada di Propinsi  Nanggroe Aceh Darussalam umumnya dan kota  Banda Aceh  khususnya yang sangat  besar di  atas, maka diperlukan pengadaan dan peningkatan sarana dan prasarana bagi kota. Salah satu sarana yang diperlukan berkaitan dengan industri, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi,  karya seni dan pembangunan adalah Gedung Pameran di  Kota Banda Aceh.  Gedung Pameran  merupakan jenis  bangunan yang  melibatkan kapasitas  publik  yang besar, yang mempunyai  tujuan utama untuk menyelenggarakan  pameran. Schingga Gedung Pameran  dapat  diklasifikasikan dalam   bangunan  umum   yang  didalamnya terdapat   fungsi-fungsi rekreatif, edukatif,  dan komersil.  Berdasarkan  hal itu Gedung  Pameran diharapkan mampu menghadirkan  citra  bangunan  yang dapat  menarik  masyarakat memasuki dan menikmati  segala kegiatan dan fasilitas dengan teknologi canggih yang diberikan bangunan, dan pada akhirnya mampu memberikan  pengalaman yang kuat sesudah keluar dari  bangunan.Selain  itu  Gedung Pameran memerlukan ruang yang fleksibel, sehingga tidak terpaku dengan elemen tetap seperti kolom. Hal ini tidak akan   mengganggu aktivitas didalamnya. Faktor  inilah  yang  menjadi dasar pemilihan  tema  &quot;High-Tech&quot;  pada   perancangan Gedung  Pameran (Exhibition Hall) di Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EXHIBITION BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.91</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>149005</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 09:55:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 10:48:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>