<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148999">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN SITUS ARKEOLOGI MENGGUNAKAN METODE GRAVITY DI KAWASAN KANDANG MEH KOMPLEK TAMAN SARI GUNONGAN, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD IQBAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Geofisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian dengan judul Identifikasi Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Situs Arkeologi di Kawasan Kandang Meh Komplek Taman Sari Gunongan , Banda Aceh telah dilaksanakan dengan menggunakan metode gravity dengan menggunakan data percepatan gravitasi yang didapat dari alat C5 Autograf. Data Tersebut berupa percepatan gravitasi yang masih terpengaruhi oleh efek-efek yang tidak berhubungan dengan variasi massa di bawah permukaan bumi. Tahapan koreksi koreksi pasang surut, koreksi bouger, koreksi free-air, Koreksi lintang, dan koreksi alat, koreksi tersebut mampu menghilangkan efek-efek tersebut. Hasil dari koreksi tersebur adalah peta anomali bougeur. Kemudian dilakukan filter yang bertujuan mempermudah identifikasi pada target. Anomali residual didapat dari metode kuadrat terkecil (teknik Polynomial fitting) dari data anomali bougeur memberi informasi mengenai pola-pola man made di area tengah. High pass filtering di gunakan untuk memperhalus data, sehingan mulai kelihatan pola lingkaran di tengah area Kandang Meh. Terdapat pola paraller di utara-selatan Kandang Meh mengidentifikasi keberadaan meterial arkeologi bawah permukaan. Setelah tahapan filter vertikal derivative barulah pola pondasi yang berbentuk lingkaran. Bentuk lingkaran ini diasumsikan pondasi bangunan aekeologi karena situs Gunongan yang ada di samping Kandang Meh dengan pondasi yang sama. Setelah didapatkan anomali regional memperkuat bahwasanya terdapat perbedaan densitas antara area dinding dengan area tengah Kandang dan sesuai dengan yang terlihat di lapangan secara langsung. Setelah semua data hasil tahapan dioverlay ke peta lokasi mempertegas keberadaan benda arkeologi bawah tanah di Kawasan Kandang Meh, Taman Sari Gunongan.&#13;
Kata Kunci: metode gravitasi, Kandang Meh, Benda Arkeologi bawah permukaan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GRAVITY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ARCHAEOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>531.14</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148999</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 09:32:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 09:42:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>