<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14898">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN ANGKA PERCERAIAN DI KABUPATEN PIDIE RN(SUATU PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH SIGLI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>hendri pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
HENDRI PRATAMA &#13;
2015&#13;
PENINGKATAN ANGKA PERCERAIAN DI &#13;
KABUPATEN PIDIE &#13;
(Suatu Penelitian di Mahkamah Syar’iyah Sigli) &#13;
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH &#13;
KUALA &#13;
(v,68,pp,table,bibl,app,) &#13;
ZULKIFLI ARIEF, S.H.&#13;
Setiap tahun semakin menunjukkan peningkatan angka  perceraian di &#13;
wilayah kabupaten Pidie terutama kasus cerai gugat  yang banyak terjadi. Hal ini &#13;
bertentangan dengan asas mempersulit terjadinya perceraian ialah perbuatannya &#13;
dibenci oleh Allah Karena tidak diridoi Allah meskipun dihalalkan. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi &#13;
peningkatan angka perceraian. Untuk mengetahui pelaksanaan cerai gugat dan &#13;
untuk mengetahui akibat hukum terhadap perlindunganhak anak dan isteri &#13;
setelah cerai. Untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk &#13;
menanggulangi angka perceraian. &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian hukumdeskriptif dengan metode &#13;
yuridis dan empiris. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan &#13;
peraturan perundang-undangan, buku yang berhubungandengan permasalahan &#13;
dalam skripsi ini, sedangkan penelitian lapangan melalui wawancara dengan &#13;
informan dan responden. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan  bahwa faktor yang paling &#13;
mempengaruhi cerai gugat adalah karena faktor ekonomi, faktor lainnya seperti &#13;
perselingkuhan, KDRT, Campur tangan keluarga, usia  perkawinan yang masih &#13;
muda. Mahkamah Syar’iyah Sigli dalam hal ini panitera atau hakim tidak pernah &#13;
melakukan penyuluhan hukum terkait dengan hak isteri dalam gugatannya &#13;
Penggugat Oleh karena itu, belum pernah ada kasus cerai gugat yang &#13;
memasukkan tuntutan hak yang ingin diperoleh nantinya dari suami pasca &#13;
bercerai. &#13;
Disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie dalam hal ini Dinas Syari’at &#13;
islam untuk proaktif melakukan penyuluhan hukum positif maupun hukum agama &#13;
agar dapat mengurangi angka perceraian terutama oleh pihak isteri yang &#13;
menggugat, tentunya dengan melibatkan Mahkamah Syar’iyah, penyuluh &#13;
(penghulu) Kantor Urusan Agama Kecamatan dan khatibmesjid. Hal ini pula &#13;
harus didukung dengan kucuran anggaran operasional  yang memadai dengan &#13;
kesepakatan DPRK Pidie dan Pemkab Pidie.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14898</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-13 09:42:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-13 09:51:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>