<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148951">
 <titleInfo>
  <title>METODE POHON TRINOMIAL DALAM PENENTUAN HARGA OPSI EMAS TIPE EROPA DENGAN PERAMALAN VOLATILITAS MENGGUNAKAN MODEL GARCH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Difa Tazkya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA magister Matematika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam upaya meminimalkan risiko investasi, instrumen derivatif seperti opsi telah dikembangkan. Opsi memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga tertentu (strike price) dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Namun, tantangan utama yang dihadapi investor adalah kurangnya pemahaman dan strategi yang tepat dalam menentukan harga opsi. Salah satu permasalahan signifikan adalah perhitungan volatilitas menggunakan standar deviasi yang umum digunakan dalam banyak penelitian, padahal volatilitas pasar sering kali bersifat heteroskedastis dan menunjukkan fenomena volatility clustering. Penelitian ini menggunakan model GARCH(1,1) untuk meramalkan volatilitas harga emas, yang mampu menangkap sifat heteroskedastisitas dan fenomena volatility clustering. Selain itu, penelitian ini juga menjawab keterbatasan penelitian sebelumnya yang lebih banyak fokus pada opsi saham dibandingkan kontrak opsi emas, padahal minat terhadap emas sebagai instrumen investasi terus meningkat. Dalam penentuan harga opsi akan digunakan metode trinomial yang merupakan pengembangan dari metode binomial. Metode trinomial mengasumsikan harga aset dapat bernilai tetap bukan hanya bernilai naik atau turun, sehingga lebih fleksibel dalam mencerminkan kondisi pasar aktual. Probabilitas pergerakan harga tetap dalam metode trinomial dihitung berdasarkan data historis harga emas periode Oktober 2017 hingga Oktober 2024, sehingga parameter yang digunakan lebih relevan dengan kondisi pasar sebenarnya. Analisis dilakukan untuk berbagai kasus, termasuk perbandingan strike price yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan harga aset awal, serta waktu jatuh tempo (time to maturity) selama 1, 2, dan 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga opsi beli (call option) cenderung menurun dengan meningkatnya strike price, sementara harga opsi jual (put option) cenderung meningkat. Selain itu, harga opsi beli (call option) maupun opsi jual (put option) cenderung meningkat seiring bertambahnya waktu jatuh tempo.&#13;
Kata Kunci: Opsi Eropa, Peramalan Volatilitas, Model GARCH(1,1), Metode Pohon Trinomial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ALGORITHMS - COMPUTER PROGRAMMING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BINOMIAL EQUATIONS - ALGEBRA</topic>
 </subject>
 <classification>512.942 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148951</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 15:58:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 10:05:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>