<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148819">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PEMANFAATAN ALGORITME AES PADA ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA DIGITAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL AULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan internet berkembang dengan pesat diseluruh dunia, hal ini dibuktikan melalui statistik dari wearesocial.com terdapat sekitar 4,66 miliar pengguna aktif  internet. Banyak pengguna internet yang menyimpan datanya diinternet menggunakan beberapa platform cloud diantaranya Google drive, Dropbox, OneDrive dan lain-lain. Bentuk data dan informasi yang disimpan juga beragam mulai dari audio, gambar, teks, dan video. Salah satu bentuk data yang sering disalahgunakan adalah citra, citra adalah salah satu jenis informasi yang mudah untuk digunakan dan disebarluaskan. Sehingga, tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemanan dan kerahasiaan data diantaranya adalah penggunaan kriptografi, yaitu menggunakan teknik enkripsi untuk menjaga kerahasiaan citra. Penelitian ini menggunakan algoritme AES dan algoritme AES dengan mode ECB. Dilakukanlah enkripsi pada 2 jenis citra, RGB dan grayscale dengan sebanyak 3 kali iterasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan waktu enkripsi dan dekripsi pada kedua algoritme, begitu juga dengan nilai entropi. Namun perbedaan terlihat pada kualitas citra (PSNR), untuk citra yang menggunakan algoritme AES mode ECB lebih baik dibandingkan dengan hanya menggunakan algoritme AES saja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ALGORITHMS - COMPUTER PROGRAMMING</topic>
 </subject>
 <classification>005.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148819</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 10:09:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 10:44:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>