<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148813">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN  SERBUK GERGAJI DALAM PEMBUATAN BRIKET  DENGAN TAPIOKA  SEBAGAI PEREKAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulia Rahman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada  umumnya,  limbah  serbuk  gergaji tidak  banyak  dimanfaatkan  orang  dan  hanya   menjadi   limbah  buangan   yang   suatu  waktu  dapat   menjadi   masalah, khususnya  bagi  orang  sekitar  yang  menghasilkan serbuk  gergaji tersebut.  Padahal limbah  serbuk   gergaji  ini dapat   dimanfaatkan  menjadi   sumber  energi  alternatif yang   akan   menambah   nilai  ekonomis  dan   mampu   berperan   sebagai   energi alternatif.  Salah  satu  pemanfaatan serbuk  gergaji yaitu  dengan memanfaatkannya scbagai bahan bakar dalam bentuk briket. Pembuatan briket dari serbuk gergaji dimaksudkan   untuk  memanfaatkan   limbah serbuk  gergaji, schingga  memberikan manfaat  bagi  manusia dan  lingkungan.&#13;
          Proses  pengkarbonisasian   atau    pengarangan  serbuk    gergaji  dilakukan dcngan  mcnggunakan drum  statis  yang  dirancang  secara sederhana. Pembriketan menggunakan perekat   tapioka  dengan  taraf  campuran   dalam  persen (20%,  25%,  28%,  33%,  37%,  41%, dan  43%)  yang  kemudian  dicampur dengan  arang  serbuk gergaji  yang  selanjutnya  diaduk  hingga  rata   dan  dimasukkan   kedalam  cetakan yang  berukuran  4.5 cm  x 4,5 cm  (berbentuk kubus).  Setelah   siap  dicetak,  briket dikeringkan  didalam   oven   sampai   mencapai   nilai  yang   konstan  atau   sampai kering.   Percobaan dilakukan  dcngan   3 kali  ulangan  setiap  perlakuan.  Data  yang diperoleh  selanjutnya dilakukan analisis sidik ragam  (Analysis of Variance) menggunakan program  Microsoft  Excel.&#13;
          Dari  hasil  uji Anova,  menunjukkan  bahwa perlakuan beda  taraf campuran perekat tapioka  dalam  pembuatan briket  arang  serbuk  gergaji  berpengaruh nyata atau   sangat nyata   terhadap kadar  air  briket,   nilai  bakar briket,  kuat  tekan   briket dan  lama ketahanan bakar  briket.&#13;
          Briket   arang   serbuk   gergaji  hasil   penelitian   ini,  yang   bermutu   bagus terdapat  pada   pcrlakuan   P3  (33%  perekat  tapioka   per   I00  gram   arang serbuk gergaji),  Dimana  Pada  taraf perlakuan ini, briket  arang  serbuk  gergaji  memiliki nilai  kalor   sebesar 5890,05   kal/gr,  kadar   air   sebesar  5,82%,   lama   ketahanan pembakaran sebesar 0.08  kg/jam dan  kuat  tekan briket   sebesar 1,07I  Kg/cm'.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIQUETTES</topic>
 </subject>
 <classification>662.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 09:18:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 09:47:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>