<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148733">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN JARINIGAN SO NON STAND ALONE PADA DAERAH BLANK SPOT DI KABUPATEN BIREUEN (STUDI KASUS DI KECAMATAN JULI DAN KECAMATAN JEUMPA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muji Rahmatillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teknologi komunikasi jaringan seluler 5G merupakan salah satu inovasi teknologi dalam bidang telekomunikasi yang menawarkan kecepatan tranfer data yang jauh lebih cepat dengan tingkat latensi yang rendah. Namun di beberapa daerah, termasuk di Kabupaten Bireuen masih terdapat wilayah yang mengalami kendala dalam penyediaan jaringan komunikasi seluler yang memadai atau disebut dengan blank spot. Kecamatan Juli dan Kecamatan Jeumpa merupakan dua wilayah yang masih menghadapi permasalahan blank spot, yakni akses untuk komunikasi seluler sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang jaringan 5G Non Stand Alone (NSA) di Kabupaten Bireuen, sehingga dapat menekan jumlah atau mengurangi wilayah blank spot di Kabupaten Bireuen dan meningkatkan area layanan jaringan selulernya. Perancangan jaringan seluler menggunakan metode capacity and coverage planning, yaitu teknik yang mempertimbangkan aspek kependudukan dalam kepentingan daerah cakupan jaringan secara maksimal dan efisien. Proses perencanaan dan perancangan coverage plot dilakukan dengan menggunakan software Atoll. Analisis path loss atau rugi-rugi lintasan menggunakan model propagasi Cost-231, hal ini dikarenakan model propagasi Cost-231 merupakan model yang sesuai untuk digunakan pada daerah suburban. Perancangan jaringan seluler 5G NSA pada daerah blank spot di Kecamatan Juli dengan menambahkan dua gNodeB baru berhasil mencakup 78,26% daerah yang berpenduduk dengan kualitas jaringan yang sangat baik, dari yang sebelumnya hanya mencakup 31,88% wilayah yang berpenduduk dan dengan kualitas jaringan yang buruk. Sedangkan di Kecamatan Jeumpa dengan menambahkan tiga gNodeB baru berhasil mencakup 79,89% daerah yang berpenduduk dengan kualitas jaringan yang sangat baik, dari yang sebelumnya hanya mencakup 9,79% wilayah yang berpenduduk dan dengan kualitas jaringan yang buruk.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148733</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 15:16:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 15:19:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>