<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148711">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI BATUAN PADA PEMBANGUNAN PELABUHAN PELINDO ACEH UTARA MENGGUNAKAN METODE MASW</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IRMAWATI LUBIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Geofisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kondisi geoteknik lokasi pembangunan Pelabuhan Pelindo di Aceh Utara &#13;
merupakan salah satu faktor kunci dalam mendukung keberhasilan konstruksi dan &#13;
stabilitas jangka panjang infrastruktur. Penelitian ini menggunakan metode &#13;
Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) untuk mengevaluasi &#13;
karakteristik lapisan tanah dan batuan bawah permukaan. Pengukuran dilakukan &#13;
pada dua lintasan sepanjang masing-masing 236 meter, dengan tujuan utama untuk &#13;
memetakan distribusi kecepatan gelombang geser (shear wave velocity) yang &#13;
menjadi indikator sifat mekanik lapisan bawah permukaan. Hasil analisis &#13;
menunjukkan bahwa lapisan tanah di lokasi penelitian terbagi menjadi dua &#13;
klasifikasi utama. Lapisan pertama adalah tanah lunak dengan kecepatan &#13;
gelombang geser kurang dari 175 m/s pada kedalaman 0–7 meter, yang dicirikan &#13;
oleh sifat mekanik yang kurang stabil dan rentan terhadap deformasi. Lapisan kedua &#13;
adalah tanah sedang dengan kecepatan gelombang geser antara 175–350 m/s pada &#13;
kedalaman 7–40 meter, yang memiliki sifat mekanik lebih baik dan dapat menjadi &#13;
tumpuan pondasi. Temuan ini memberikan gambaran jelas mengenai distribusi &#13;
lapisan tanah lunak yang memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan pondasi. &#13;
Kata Kunci: MASW, klasifikasi tanah, kecepatan gelombang geser, Pelabuhan &#13;
Pelindo, Aceh Utara</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148711</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 14:48:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 14:49:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>