<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148709">
 <titleInfo>
  <title>ANGKA PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON  DENGAN  NON DESTRUCTIVE  TEST DAN  DESTRUCTIVE  TEST</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Matjakriandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan   untuk  mengetahui  angka  perbandingan  non  destructive  test dengan destructive  test. Non destructive test   menggunakan  Hammer test  dan Ultrasonic test  sedangkan Destructive test  mengunakan Loading test (uji pembcbaraan).   Benda uji yang digunakan adalah silinder berdiameter I5 cm,  tinggi  36 cm   dan kabus  tinggi I5 cm,  lebar  I5  cm, dan panjang  15 cm,  dengan  dua  tipe seMen  yaitu semen  tipe Il  dan semen  tipe II  yang diperoduksi  PT,   Semen  Andalas Indonesia.   dengan   Faktor   Air   Semen   (FAS)   0,30.   Benda   uji   yang  dibuat euruhnya  berjumlah    40  buah  untuk  silinder  dan  kubus  40  buah.  Loading test (pungujian penbebanan). Hammer  test  dan Ultrasonic test   dilakukan pada  umur 7 hari,  I A   hari, 21   hari dan  28 hari,  hasil perhitungan  angka  perbandingan  Hammer test  dengan loading test  tuji pembebanan)  benda  uji  silinder  untuk semen  tipe  I pada  umur perawatan 28 hari saja, yaitu  Bl = 0,88  dan  untuk benda  uji kubus  B1  =   1.03   serta   angka   perbandingan    Ultrasonic   test   dengan    Loading  test    (uji pembebanan)   untuk   benda   uji   silinder   yaitu   B2=    1,I6   dan    benda   kubus  yaitu b= 1,l0.  Sedangkan  untuk  semen  tipe II  angka  perbandingan  lammer  test  dengan  Loadg test  (uji pembcbanan)   benda  uji silinder B1 =0,98   dan  benda  ujf kubus   /I   = 0,78.  Serta  hasil  perhitungan  angka  perbandingan   Ultrasonic  test dengan  uji  &#13;
pembebanan    pada  benda  uji  silinder semen  tipe II  yaitu  /2 =  1,22. Untul   benda  uji  kubus  yaitu/2   =  1,I8    Dari  hasil  penelitian  ini juga  didapat argka  perbandingan  antara  semen  tipe  I  dengan  tipe l pada  umur  perawatan  28 hari paaa tinap-tiap pengujian,  yaitu pada  Loading test benda uji  silinder (I,27) dan benda uji kubus (1.25), pada  pengujian  /Hammer  test benda  uji  silinder (1,24) dan bed  uji  kubus  (I,6).   Sera juga   pada   pengujian   Ultrasonic   test   benda   uji silinder (1,2I dan  benda  uji  kubus (1,22). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 14:44:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 14:48:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>