<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148613">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ALAT SENSOR PEREKAM GEMPA BUMI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Isna Afrillia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK	&#13;
&#13;
Masyarakat Aceh telah mengalami sejarah peristiwa bencana alam gempa bumi dengan kekuatan getaran sangat kuat dan menyebabkan korban jiwa serta kerugian ekonomi yang besar. Pentingnya mitigasi bencana alam melalui persepsi masyarakat terhadap bencana alam dan alat mitigasi untuk mengurangi dampak dari bencana alam. Persepsi masyarakat terhadap alat mitigasi bencana khususnya alat sensor gempa bumi akan memberikan dampak kepada masyarakat pada penerimaan dan pemahaman mengenai bencana alam gempa bumi. Namun, sebagian masyarakat masih belum memiliki pandangan terhadap alat sensor perekam gempa bumi sebagai mitigasi bencana alam gempa bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji persepsi masyarakat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap alat sensor perekam gempa bumi di provinsi Aceh dan memberikan strategi persepsi positif. Penelitian ini dilakukan dengan rentang waktu mulai dari bulan Agustus 2023 hingga Agustus 2024 dengan 6 wilayah penelitian: Aceh Besar, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tengah. Metode penelitian dengan melakukan survei kuesioner, observasi lapangan dan wawancara mendalam. Masyarakat Aceh memiliki persepsi netral terhadap alat sensor perekam gempa bumi yang dipasang pada wilayah penelitian. Persepsi netral disebabkan beragamnya hasil kuesioner pada responden dan pada faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi. Faktor yang mempengaruhi persepsi ada faktor pengalaman keterlibatan langsung dan faktor pengetahuan terhadap alat sensor gempa bumi. Faktor yang tidak mempengaruhi persepsi masyarakat adalah faktor peristiwa, keyakinan terhadap alat, dan akses informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya peningkatan persepsi positif melalui strategi berdasarkan wilayah-wilayah penelitian. Strategi yang dapat dilaksanakan adalah pemberian edukasi, sosialisasi, peningkatan akses media informasi komunikasi serta pelibatan masyarakat. &#13;
&#13;
Kata kunci : Persepsi masyarakat, Alat Sensor, Gempa bumi, Strategi, Mitigasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.349 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148613</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 22:29:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 10:57:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>