<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148609">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PETROGRAFI PADA BATUAN VULKANIK FORMASI GUNUNG API TAPAKTUAN, KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mutiara Ulfa AE</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Geologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wilayah Kecamatan Meukek dan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Berada di atas Formasi Gunung api tapaktuan yang memiliki sejarah geologi kompleks dengan batuan vulkanik yang mengalami alterasi hidrotermal. Proses alterasi ini menunjukkan potensi mineralisasi ekonomis, sehingga memahami kondisi geologi yang ada dilokasi penelitian menjadi penting untuk mengungkapkan potensi mineral. Oleh karena itu tujuan dari dilakukannya penelitian ini ialah untuk  mengetahui keadaan geologi, termasuk tipe batuan (litologi) dan bentuk lahan (geomorfologi), pada wilayah seluas sekitar 25 km² serta menganalis sifat petrografis batuan vulkanik yang telah mengalami alterasi dengan menggunakan metode pemetaan geologi dan analis petrografi. Interpretasi hasil analisis petrografi menunjukkan bahwa batuan vulkanik di kawasan penelitian telah mengalami alterasi yang intensif, dibuktikan oleh ketidakstabilan mineral utama dengan adanya rekahan-rekahan pada batuan dan ditemukannya mineral sekunder, seperti kalsit dan mineral lempung. Selain itu, batuan yang mendominasi wilayah ini adalah batuan gamping yang terbentuk di lingkungan laut dangkal dan endapan alluvium yang menunjukkan aktivitas sedimentasi di dataran rendah. Secara geomorfologi, wilayah ini terbagi menjadi empat bentang lahan utama, yaitu denudasional, struktural, marine, dan karst. Penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi perkiraan awal dari zonasi alterasi hidrotermal yang terbagi menjadi tiga zona utama, yaitu zona argilik dengan mineral lempung sebagai ciri khas, zona potasik yang ditandai oleh mineral alkali feldspar, dan zona propilitik yang ditandai dengan mineral klorit.&#13;
Kata Kunci: Analisis Petrografi, Pemetaan geologi, Batuan Vulkanik, Alterasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148609</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 21:57:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 22:27:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>