<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148575">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENGGUNAKAN METODE HAZOP (HAZARD AND OPERABILITY STUDY) PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV UNIT USAHA TEH BAH BUTONG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adam Khalil Khairi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting dalam industri untuk melindungi pekerja dan mendukung kelancaran operasional. PTPN IV Unit Usaha Teh Bah Butong, yang bergerak di bidang produksi teh, memiliki berbagai proses kerja yang melibatkan mesin, alat berat, dan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bahaya. Tantangan dalam penerapan K3 di perusahaan ini meliputi rendahnya kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kondisi lingkungan kerja yang kurang rapi, serta pengelolaan mesin dan fasilitas yang belum optimal. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan kerja, sehingga diperlukan analisis menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi bahaya, mengevaluasi tingkat risiko, dan memberikan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya, mengevaluasi tingkat risiko, dan memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Analisis dilakukan pada delapan stasiun kerja, yaitu stasiun pucuk segar dan layu, pelayuan, penggulungan, fermentasi, pengeringan, sortasi, pengepakan, dan Quality Assurance (QA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya utama meliputi lantai licin, kabel listrik terbuka, mesin tanpa pelindung, serta paparan suhu tinggi dan debu. Tingkat risiko yang diidentifikasi mencakup risiko tinggi pada penggunaan mesin tanpa pelindung dan kabel terbuka, risiko sedang pada lantai licin dan ergonomi yang buruk, serta risiko rendah seperti kurangnya tanda peringatan. Rekomendasi meliputi pelatihan intensif terkait K3, peningkatan kebersihan dan perbaikan lingkungan kerja, pemasangan pelindung pada mesin, pemeliharaan fasilitas secara berkala, dan penataan ulang kabel listrik. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan serta produktivitas operasional.  &#13;
&#13;
Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, HAZOP, Risiko, Potensi Bahaya, PTPN IV.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148575</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 17:58:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 22:31:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>