<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148571">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KINERJA RADIOGRAFER DI INSTALASI RADIOLOGI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAIRA AULIA YUSRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Instalasi Radiologi merupakan instalasi pemeriksaan penunjang yang menggunakan sinar radiasi.&#13;
Radiografer merupakan pekerjaan yang memiliki wewenang dalam menjalankan prosedur&#13;
pemeriksaan radiologi. Stres kerja merupakan stres yang terjadi disebabkan oleh suatu pekerjaan,&#13;
setiap pekerjaan menimbulkan resiko mengalami stres kerja, stres kerja yang tinggi berpengaruh&#13;
pada rendahnya kinerja pekerjaan, sedangkan stres kerja yang rendah dapat meningkatkan kinerja&#13;
pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja dengan kinerja&#13;
radiografer di Instalasi Radiologi RSUDZA. Penelitian menggunakan desain observasional&#13;
analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 50 radiografer menjadi responden yang&#13;
dipilih menggunakan metode total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data&#13;
dikumpulkan melalui pengisian kuesioner New Job Stress Scale untuk mengukur tingkat stres kerja&#13;
dan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ) untuk menilai kinerja radiografer. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar radiografer memiliki tingkat stres kerja rendah dan&#13;
kinerja tinggi. Analisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) menunjukkan adanya&#13;
hubungan yang signifikan antara stres kerja dan kinerja radiografer dengan nilai p &lt; 0,05. Tingkat&#13;
stres kerja yang rendah cenderung meningkatkan kinerja radiografer, sedangkan stres kerja yang&#13;
berlebihan dapat menurunkan kualitas kerja.&#13;
Kata Kunci: Radiografer, Stres Kerja, Kinerja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STRESS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.98</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148571</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 17:50:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-21 15:34:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>