<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148567">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI QANUN NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riski Ade Irma Fatma Raudah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Masalah pengelolaan sampah menjadi masalah yang cukup krusial dalam upaya menjaga lingkungan, termasuk di Kabupaten Pidie. Qanun Kabupaten Pidie Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah telah menjadi acuan dalam menangani persoalan ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Pidie, dengan berfokus pada target pengurangan sampah, kerjasama dan partisipasi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Ayat (2) Qanun yang berlaku. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Richard Matland. Penelitian ini mengungkap bahwa implementasi kebijakan yang berlaku belum optimal dari target penanganan 50.492 ton sampah, hanya 30 ton atau sekitar 23,16% yang berhasil dikelola. Selain itu, cakupan layanan Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pidie hanya mencakup 13 dari 23 Kecamatan, dengan persentase wilayah pelayanan sebesar 15,96%. Hasil penelitian menegaskan pentingnya peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta partisipasi masyarakat dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia. Adapun saran dari penelitian ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terutama dalam melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dengan melalui sosialisasi atau workshop oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pidie, serta memanfaatkan sarana dan prasaranan yang ada dengan sebaik mungkin guna meningkatkan kualitas pelayanan di wilayah Kabupaten Pidie.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Lingkungan, Pengelolaan Sampah, dan Implementasi Kebijakan.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT POLICY</topic>
 </subject>
 <classification>320.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148567</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 17:43:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-31 11:23:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>