<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148559">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BUDIDAYA UDANG INTENSIF DAN TRADISIONAL TERHADAP NILAI EFISIENSI PAKAN DAN KUALITAS AIR DI PESISIR UJONG BATEE ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alvin Timang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Konservasi Sumber Daya Lahan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Budidaya Udang Intensif Dan Tradisional Terhadap Nilai Efisiensi Pakan dan Kualitas Air di Pesisir Ujong Batee Aceh Besar. Budidaya tambak udang dengan sistem intensif telah berlangsung lama di lingkungan BPBAP Ujung Batee, berkontribusi signifikan terhadap pencemaran berat pada lingkungan sekitar. Penelitian ini dilaksanakan di Budidaya Tambak Udang (Litopenaeus vannamei) secara intensif berserta outlet di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP), Ujoong Batee dan budidaya secara tradisional beserta outlet, di Desa Neheun, Aceh Besar. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif yaitu perhitungan rasio konversi pakan (FCR) dan efisiensi pakan serta indeks pencemaran (IP) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Data dianalisis dengan menggunakan uji sidik ragam ANOVA. Parameter kunci yang diuji adalah BOD, COD, TSS, Amonia, Nitrit, Fospat, dan DO. Hasil dari penelitian konsentrasi perairan pemeliharaan dan pembuangan akibat budidaya udang telah melampaui batas yang diizinkan untuk parameter nitrit, ammonia, dan kekeruhan menurut PP Nomor 22 Tahun 2021. Nilai indeks pencemaran (IP) menunjukkan bahwa itu dalam kategori tercemar ringan hingga sedang dengan rentang nilai (IP) 2,55 hingga 6,55. Upaya pengendalian pencemaran dapat dilakukan dengan meningkatkan efisiensi pakan, dan mengalokasikan kolam pengendapann sebagai Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL). Kualitas Tanah didapatkan tanah dengan karakteristik tekstur lempung berpasir hingga liat berpasir, konsentrasi C-Organik dan Bahan Organik Total yang sangat rendah menunjukkan tingkat kesuburan tanah kurang optimal untuk kegiatan budidaya. Uji ANOVA menunjukkan bahwa Pada sistem tradisional, rasio konversi pakan dan efisiensi pakan menunjukkan hasil yang lebih baik Intensif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SHRIMPS - CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.68</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 17:25:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-31 10:58:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>