<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148525">
 <titleInfo>
  <title>HEGEMONI DAN KEKUASAAN PARTAI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MULYADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Doktor Pendidikan IPS</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disertasi ini mengkaji Hegemoni dan kekuasaan Partai Aceh (PA) dalam konstelasi politik lokal pasca penandatanganan MoU Helsinki 2005. Fokus utama penelitian adalah proses pembentukan, penguatan, dan dampak dominasi politik PA terhadap demokratisasi di Aceh pasca damai pada tahun 2005. Kajian ini menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bentuk hegemoni dan kekuasaan partai Aceh terhadap pembangunan demokrasi, (2) Mengetahui proses transformasi dan konsolidasi mantan GAM menjadi elit politik Partai Aceh, (3) Melihat mekanisme kontrol dan pengaruh hegemoni kekuasaan Partai Aceh dalam masyarakat ditingkat akar rumput, (4) Melihat Strategi PA dalam mengelola legitimasi dan resistensi politik pada pemerintahan Aceh. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif, dengan nforman kunci: elite eks-kombatan GAM, pimpinan PA, tokoh masyarakat, akademisi, aktivis demokrasi, dan pejabat pemerintah di wilayah provinsi Aceh periode 2006-2024. Temuan penelitian: (1) Bentuk hegemoni dan kekuasaaan PA membangun dan mempertahankan dominasinya melalui kombinasi strategi consensus / soft strategy, melalui legitimasi simbolis yang memanfaatkan identitas ke-Acehan, narasi perjuangan, dan rekonsiliasi pasca konflik dan coercive / hard strategy,   basis legitimasi hegemoni politik PA, dengan memobilisasi kekuatan struktural internal Komite Peralihan Aceh (militer GAM), (2) Transformasi GAM ke KPA ikut terlibat aktif dalam konstestasi pemilu dan pilkada lokal untuk menguasai kekuasaan pada pemerintahan (eksekutif dan legislatif) lokal di Aceh, (3) Pengaruh hegemoni dan kekuasaan PA mampu mengontrol akar rumput melalui sumber daya ekonomi-politik dengan wujudnya kebijakan otonomi khusus Aceh, (4) Legitimasi kekuasaan PA dengan menguasi struktur birokrasi pemerintahan Aceh dan beberapa kabupaten dan kota memalui konstestasi pemilu dan pilkada, serta historis perjuangan GAM, resistensi politik lokal terjadi ketika praktik hedonisme sebagian elit politik lokal menjadikan PA memperoleh penurunan kepercayaan masyarakat yang terbukti dalam perolehan suara pada setiap pemilu dan pilkada . Saran penelitian untuk elit-elit partai politik supaya mendorong pembangunan demokratisasi dan edukasi politik sistem politik lokal yang lebih inklusif untuk mewujudakan harapan kesejahteraan rakyat Aceh. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Partai Aceh, Hegemoni Politik, Demokratisasi, MoU Helsinki, Teori Gramsci&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PARTY ORGANIZATION (POLITICS)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POWER POLITICS</topic>
 </subject>
 <classification>324.21</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148525</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 16:09:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-14 11:12:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>