<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148517">
 <titleInfo>
  <title>MODIFIKASI TEPUNG UBI JALAR (IPOMOEA BATATA) DENGAN METODE PEMANASAN - PENDINGINAN BERULANG DAN APLIKASINYA PADA PEMBUATAN ROTI MANIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aja Nuraini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN  &#13;
Ubi jalar merupakan bahan pagan yang banyak terdapat di seluruh  wilayah Indonesia termasuk wilayah Aceh. Komponen utama pada tepung ubi  jalar adalah karbohidrat dan sebagian besar karbohidrat tersebut terdapat dalam  bentuk pati. Pati alami sangat terbatas penggunaannya dalam industri, oleh karena itu untuk memperbaiki karakteristik pati dapat dilakukan melalui  modifikasi  pati  secara fisik. Modifikasi fisik tepung dapat dilakukan dengan metode autoclaving,  kelebihan metode autoclaving dapat meningkatkan pati  resisten.  Pati resisten  dapat digunakan untuk memperbaiki sifat yang kurang menguntungan seperti penurunan tingkat pengembangan pada roti.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah siklus  pemanasan-pendinginan dan lama pemanasan terhadap karakteristik tepung ubi  jalar termodifikasi dan karakteristik roti manis yang dihasilkan. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor, faktor I yaitu siklus pemanasan-pendinginan (S) terdiri atas S taraf yaitu 12,3,4,  S  dan  siklus dan faktor 2 yaitu waktu pemanasan (T) terdiri atas  2 taraf yaitu 15  dan 30 menit. Analisis yang dilakukan terhadap tepung ubi jalar sebelum dan  sesudah modifikasi yaitu densitas kamba, bentuk granula, stabilitas terhadap pembekuan dan thawing, indek kelarutan dan penyerapan air, viskositas, kadar air, kadar abu, dan pati. Analisis juga dilakukan pada roti manis tepung ubi jalar  modifikasi  yang dihasilkan meliputi kadar air, kadar abu, kekerasan, masio pengembangan, volume spesifik roti dan uji organoleptik (uji deskriptif dan uji  hedonik). Hasil analisis sifat fisik dan kimia tepung ubi jalar temodifikasi  menunjukkan bahwa semakin bertambah jumlah siklus pemanasan-pendinginan  dan lama waktu pemanasan, maka semakin menurunkan  nilai  densitas kamba dan  viskositas dingin, sedangkan nilai indecks kelarutan air dan nilai  tingkat stabilitas  pembekuan  dan thawing cenderung meningkat semakin bertambahnya jumlah siklus pemanasan-pendinginan. Hasil analisis pada roti manis tepung ubi jalar termodifilasi menunjukkan  bahwa rasio pengembangan roti cenderung menurun seiring bertambahnya jumlah  siklus pemanasan-pendinginan  dan  hasil uji organoleptik menunjukkan bahrwa  tingkat kesukaan panelis terhadap roti manis yang dihasilkan menurun seiring meningkatnya jumlah siklus pemanasan-pendinginan dan waktu pemanasan &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148517</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 15:41:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 15:41:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>