<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148485">
 <titleInfo>
  <title>REDUKSI FOSFAT MENGGUNAKAN ADSORBEN DARI KARBON AKTIF TUMBUHAN NIPAH (NYPA FRUTICANS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marysha Amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi  Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah Nypa fruticans (NF) yang meliputi tandan kosong dan cangkang (NFW), pelepah (NFF) serta daun (NFL) yang komposisi utamanya terdiri dari hemiselulosa, selulosa dan lignin, mempunyai potensi besar sebagai bahan baku karbon aktif (AC). Penelitian ini menyelidiki penggunaan karbon aktif berbahan dasar Nypa fruticans sebagai adsorben dengan cara pirolisis dalam tungku tabung. Analisis FT-IR mengungkapkan bahwa NFW-AC, NFF-AC dan NFL-AC menunjukkan gugus fungsi seperti gugus fungsi kimia O-H, C-O-C, C-O, C=O, C-O dan C-H peregangan pada hemiselulosa, selulosa dan lignin, yang berhubungan dengan adsorpsi fosfat (PO4³⁻). Diantaranya, NFW-AC menunjukkan transmitansi terendah dan kepadatan pori yang lebih tinggi. Eksperimen adsorpsi menunjukkan adsorpsi awal yang cepat dalam 5 menit pertama, diikuti dengan perubahan minimal hingga kesetimbangan tercapai pada 30 menit. NFW-AC menunjukkan kinerja terbaik dengan efisiensi tertinggi (40,05%) dan kapasitas (85,85 mg/g). Kinetika adsorpsi untuk semua karbon aktif dijelaskan lebih baik oleh model pseudo-orde kedua, dengan kapasitas tertinggi sebesar 60,606 mg/g dan laju adsorpsi sebesar 0,0235 g/mg·menit yang disebabkan oleh NFW-AC. Isoterm adsorpsi mengikuti mode Langmuir, menghasilkan kapasitas masing-masing 60,606 mg/g, 31,546 mg/g dan 8,1967 mg/g untuk NFW-AC, NFF-AC, dan NFL-AC. Temuan ini menunjukkan potensi karbon aktif berbasis Nypa fruticans untuk adsorpsi fosfat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WASTES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PHOSPHATES</topic>
 </subject>
 <classification>363.728</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148485</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 12:32:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-31 10:34:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>