<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148429">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN KESIAPSIAGAAN KOMUNITAS SEKOLAH TERHADAP BENCANA TSUNAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Riza Rizky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia adalah negara yang memiliki risiko bencana alam yang cukup tinggi karena  terletak di antara lempeng-lempeng tektonik dunia. Keberadaan lempeng-lempeng ini meningkatkan risiko bencana gempa dan tsunami, seperti bencana tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 dengan korban 173.741 jiwa. Jumlah korban dan kerusakan yang besar dari bencana tsunami Aceh menunjukkan bahwa tingginya risiko ancaman bencana di daerah tersebut. Salah satu fasilitas yang mengalami banyak kerusakan adalah sekolah. Tingginya risiko bencana dan banyaknya kerusakan sekolah pada bencana sebelumnya mengharuskan sekolah untuk memiliki peningkatan kawaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kesiapsiaagan komunitas sekolah dalam menghadapi bencana tsunami. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner pada lima sekolah yang terletak di pesisir Kota Banda Aceh. Rincian sampel pada masing-masing sekolah terdiri dari satu kepala sekolah, delapan guru, dan dua siswa perwakilan dari setiap tingkatan kelas. Kuesioner dibagikan untuk mendapatkan data tingkat kesiapsiaagan komunitas sekolah dalam menghadapi bencana. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis, indeks kesiapsiagaan bencana di setiap sekolah masih tergolong rendah, dengan nilai di bawah 60. Sekolah dengan indeks kesiapsiagaan tertinggi adalah SMAN 6 Banda Aceh (34,80), dan sekolah dengan indeks kesiapsiagaan terendah adalah SMAS Al-Misbah (27,59).&#13;
Kata Kunci: Banda Aceh, indeks kesiapsiagaan, kawasan pesisir, komunitas sekolah, tsunami&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTER - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TSUNAMIS - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.349 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148429</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-18 16:17:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-30 16:42:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>