<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148417">
 <titleInfo>
  <title>SINERGITAS DINAS PARIWISATA DAN DINAS KOPERASI DAN UMKM ACEH TENGAH TERHADAP PENGELOLAAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SINARTI ARLINGGA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung pembangunan daerah, di mana sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber utama pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kerja sama antara Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Tengah dalam meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap PAD, serta menggali hambatan-hambatan yang menghambat upaya tersebut. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teori sinergitas menjadi dasar penelitian, dengan empat indikator utama: komunikasi efektif, respons yang cepat, rasa percaya, dan inovasi. Informan penelitian mencakup pihak-pihak terkait, seperti Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan Pariwisata, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar destinasi wisata di Aceh Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara kedua dinas belum berjalan secara maksimal. Kendala yang ditemukan mencakup lemahnya interaksi antar sektor sejak tahap perencanaan, ketidaksesuaian data antar instansi, serta kurangnya fasilitas di kawasan wisata yang memengaruhi daya tarik pengunjung. Di samping itu, pelaku UMKM menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan usaha dan pemasaran, yang turut menghambat kemajuan pariwisata. Untuk meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap PAD, diperlukan langkah konkret berupa peningkatan koordinasi antar dinas secara terstruktur dan intensif, serta program pelatihan terarah bagi pelaku UMKM, khususnya dalam hal pengelolaan usaha, strategi pemasaran, dan inovasi produk, agar UMKM dapat berperan lebih signifikan dalam mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan PAD&#13;
&#13;
Kata Kunci: Sinergitas, Pariwisata, UMKM, Pendapatan Asli Daerah, Aceh Tengah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LOCAL FINANCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOURISM - INDUSTRY</topic>
 </subject>
 <classification>320</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148417</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-18 12:17:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-20 11:02:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>