<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148329">
 <titleInfo>
  <title>PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH POTONG AYAMRNDENGAN MENGGUNAKAN METODE TRICKLING FILTER DAN ROTATING BIOLOGICAL CONTACTOR (RBC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Handriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan kualitas lingkungan perairan akibat pembuangan limbah cair rumah potong ayam (RPA) menjadi perhatian utama karena mengandung senyawa organik yang tinggi dan patogen, sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan menjadi sumber penyebaran penyakit, seperti kolera, campylobacteriosis, dan infeksi Escherichia coli, jika tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah cair rumah potong ayam menggunakan kombinasi metode Trickling Filter dan Rotating Biological Contactor dengan memanfaatkan media lokal dan ekonomis. Limbah cair dimasukkan ke dalam tangki TF dengan berisi media berupa kerikil, tempurung kelapa, keramik bekas, dan batu apung sebagai tempat mikroorganisme hidup. Setelah proses TF, limbah cair dialirkan ke dalam tangki RBC, dengan penambahan Mikro Organisme Lokal dari nasi basi dan bonggol pisang yang telah difermentasi selama 7-14 hari. Pengolahan menggunakan RBC dilakukan dengan variasi waktu retensi 1, 3 dan 6 jam. Hasil pengujian efisiensi pengolahan menunjukkan bahwa metode TF dan RBC terbukti efektif dalam pengolahan limbah cair rumah potong ayam, dengan penurunan signifikan dari 1.583 hingga 205 mg/l, COD 2.765 hingga 415 mg/l, TSS 1.135 hingga 93 mg/l, TDS 677 mg/l, turbiditas 487 hingga 51 NTU dan amonia 113 hingga 11 mg/l., menunjukkan kemampuan kedua metode ini dalam mengurangi polusi limbah cair secara signifikan. Efisiensi pengolahan meningkat seiring bertambahnya waktu tinggal, di mana pada waktu tinggal 6 jam tercatat penurunan BOD sebesar 87,05%, COD 82,11%, TSS 90,51%, kekeruhan 79,36%, dan amoniak 88,66%, dibandingkan waktu tinggal 3 jam dan 1 jam. Keberadaan biofilm pada media filter menjadi faktor penting karena biofilm mampu menguraikan senyawa organik dan bahan pencemar lainnya melalui proses biologis aerobik, mendukung nitrifikasi, dan secara efektif menurunkan kadar amoniak dalam limbah.&#13;
Kata Kunci: Limbah pemotongan ayam; Trickling Filter; Rotating Biological Contactor; Biofilm; Mikroorganisme Lokal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148329</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 18:40:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 19:17:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>