TANGGUNG JAWAB PENGURUS KOPERASI DALAM USAHA RNMEMAJUKAN KOPERASI DI LINGKUNGAN UNSYIAHRN(SUATU PENELITIAN DI FAKULTAS HUKUM, FAKULTAS PERTANIAN DAN FAKULTAS RNTEKNIK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TANGGUNG JAWAB PENGURUS KOPERASI DALAM USAHA RNMEMAJUKAN KOPERASI DI LINGKUNGAN UNSYIAHRN(SUATU PENELITIAN DI FAKULTAS HUKUM, FAKULTAS PERTANIAN DAN FAKULTAS RNTEKNIK)


Pengarang

SARAH FADHILLA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1103101010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
SARAH FADHILLA, TANGGUNG JAWAB PENGURUS KOPERASI
DALAM USAHA MEMAJUKAN KOPERASI DI
LINGKUNGAN UNSYIAH
(Suatu Penelitian di Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian
dan Fakultas Teknik)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi,74) pp., tabl., bibl.
(Rismawati, S.H., M.Hum.)
Pasal 30 dan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang
Perkoperasian serta aturan terkait dalam anggaran dasar koperasi yang
bersangkutan merupakan acuan dijalankannya tugas yang merupakan tanggung
jawab dari pengurus dan pengawas. Namun dalam kenyataannya, koperasi yang
telah berbadan hukum di lingkungan Unsyiah masih memiliki pengurus dan
pengawas yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan mekanisme
pertanggungjawaban pengurus kepada para anggota, faktor yang menyebabkan
pengurus tidak mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, peran
pengawas dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pengurus koperasi, dan
sanksi yang diberikan terhadap pengurus yang tidak melaksanakan tugasnya.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini, maka dilakukan
penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan
untuk memperoleh data sekunder yang bersifat teoritis, sedangkan penelitian
lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer dengan menggunakan teknik
wawancara kepada para responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pertanggungjawaban
pengurus kepada para anggota ialah tidak mengikuti mekanisme
pertanggungjawaban secara lengkap yaitu mengenai pencantuman komponen
yang semestinya. Faktor yang menyebabkan pengurus tidak mengerjakan tugas
yang menjadi tanggung jawabnya ini berasal dari faktor dalam maupun faktor luar
para pengurus. Peran pengawas dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja
pengurus koperasi belum maksimal yang disebabkan masih kurang mendalami
tugas yang menjadi tanggung jawabnya . Sanksi yang diberikan terhadap pengurus
yang tidak melaksanakan tugasnya akan diselesaikan secara kekeluargaan
dan/atau secara administratif.
Disarankan kepada anggota agar mengetahui segala hak dan kewajibannya
atas koperasi. Pengurus agar mempelajari tentang seluk-beluk koperasi agar bisa
menjalankan usaha koperasi sesuai dengan ketentuan yang ada. Pengawas agar
dapat mengawasi dan memberi peringatan kepada pengurus yang lalai dalam
melaksanakan tugasnya. Pembina agar dapat lebih pro-aktif memberikan
pembinaan kepada koperasi serta membuat sanksi yang tegas terhadap
pelanggaran yang terjadi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK