Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KINERJA PEMERINTAH GAMPONG TERHADAP PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR DRAINASE DALAM MEMINIMALISIR BANJIR DI GAMPONG PEUNITI KECAMATAN BAITURRAHMANRNKOTA BANDA ACEH
Pengarang
FERDI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Dahlawi - 196201011985031019 - Dosen Pembimbing I
Helmi - 198804272017011101 - Penguji
Nurul Kamaly - 199503262022032011 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2010104010015
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Analisis Kinerja Pemerintah Gampong Terhadap Pemeliharaan Infrastruktur Drainase Dalam Meminimalisir Banjir Di Gampong Peuniti Kecamatan Baiturrahman, menghadapi permaslahan banjir yang sering terjadi akibat infrastruktur drainase yang kurang optimal. Permasalahan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti adanya sendimentasi, saluran yang tidak terintegrasi, dan minimnya pemeliharaan rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pemerintah gampong dalam pemeliharaan drainase serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh pemerintah gampong. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis kinerja pemerintah gampong, digunakan teori yang dikemukakan oleh Agus dwiyanto yang mencakup lima indikator utama, produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah gampong telah melakukan berbagai upaya, hasilnya masih jauh dari optimal kinerjanya masih belum memadai. Respons terhadap keluhan masyarakat masih rendah, di mana banyak aspirasi terkait masalah drainase yang belum ditangani dengan baik. Selain itu, transparansi dalam pelaporan dan tanggung jawab pemerintah gampong terkait pemeliharaan drainase juga belum dilakukan secara sistematis. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya koordinasi antar instansi terkait, Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya koordinasi antar instansi terkait, yang mengakibatkan kurang efektifnya langkah-langkah pemeliharaan. Penggunaan anggaran sering kali tidak sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat, sehingga tidak mendukung perbaikan drainase secara signifikan. Dan juga partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur drainase masih rendah, memperburuk situasi. Akibatnya, banjir tetap terjadi, terutama saat musim hujan, yang berdampak pada kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat. Dengan langkah tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelolaan drainase di Gampong Peuniti dan wilayah lain yang memiliki masalah serupa, guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bebas banjir, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kata Kunci: Kinerja Pemerintah, Pemeliharaan Drainase, Banjir.
ABSTRACT Analysis of the Village Government's Performance in Drainage Infrastructure Maintenance to Minimize Flooding in Gampong Peuniti, Baiturrahman Subdistrict Gampong Peuniti faces recurring flooding issues due to suboptimal drainage infrastructure. This problem is caused by several factors, such as sedimentation, non-integrated drainage channels, and a lack of regular maintenance. This study aims to analyze the performance of the village government in maintaining drainage systems and to identify the obstacles faced by the government. The study employs a qualitative descriptive approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. To analyze the performance of the village government, the study uses a theory proposed by Agus Dwiyanto, encompassing five main indicators: productivity, service quality, responsiveness, responsibility, and accountability. The results of the study indicate that, although the village government has undertaken various efforts, their performance remains far from optimal. Responses to community complaints are still low, with many aspirations related to drainage issues left unaddressed. Additionally, transparency in reporting and government accountability regarding drainage maintenance have not been systematically implemented. The main challenges identified include a lack of coordination among related agencies, which hinders the effectiveness of maintenance efforts. Budget allocation is often misaligned with the community's priority needs, failing to support significant drainage improvements. Furthermore, low community participation in drainage infrastructure maintenance exacerbates the situation. As a result, flooding continues to occur, particularly during the rainy season, affecting the comfort and quality of life of the community. These findings are expected to serve as a reference for drainage management in Gampong Peuniti and other areas facing similar issues, to create a healthier environment, free from flooding, and improve the quality of life for residents. Keywords: Government Performance, Drainage Maintenance, Flood.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMELIHARAAN DRAINASE GAMPONG JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (TAUFIQ ALHAQQI, 2022)
KAJIAN KONDISI INFRASTRUKTUR DRAINASE PASCA 10 TAHUN TSUNAMI STUDI KASUS DI GAMPONG LAMPULO DAN GAMPONG KAJHU (Heri Syahputra, 2016)
EVALUASI PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN DRAINASE KOTA BANDA ACEH SECARA TERPADU(STUDI KASUS GAMPONG KEURAMAT DAN GAMPONG LAKSANA,KECAMATAN KUTA ALAM, BANDA ACEH) (Yuswar, 2015)
KAJIAN KINERJA SISTEM LDRAINASE KOTA LANGSA DAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAANNYA (STUDI KASUS : KAWASAN GAMPONG JAWA, SIDOREJO DAN SIDODADI) (HARRIS FADHLY, 2025)
PERAN CAMAT DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR GAMPONG RN(STUDI PENELITIAN DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR) (Ade Rahmadshah, 2014)