<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148253">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN STATUS GIZI DAN PROSES MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PESANTREN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rati Darniati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses menstruasi merupakan faktor penting yang mempengaruhi kematangan sistem reproduksi remaja putri. Salah satu penyebab proses menstruasi tidak teratur adalah ketidakseimbangan gizi yang berujung pada gangguan fungsi reproduksi. Nutrisi yang berkurang atau berlebih menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu dan fungsi reproduksi menjadi tidak baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi dan proses menstruasi remaja putri di pondok pesantren di Kota Banda Aceh. Design penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif.  Penelitian ini dilakukan pada siswi kelas VII dan VIII dengan jumlah populasi sebanyak 140 siswi dan besar sampel sebanyak 104 siswi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Proporsional Straatified Random Sampling dengan pendekatan cross sectional.  Pengukuran status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Proses menstruasi dinilai dengan kuesioner dengan nilai uji validitas berada pada score 4. Hasil analisa data secara univariat pada penelitian ini menunjukkan sebanyak 62 responden (59,6%) berstatus gizi normal, 71 responden (68,3 %) mengalami menarche normal, 57 responden (54,8%) memiliki siklus menstruasi teratur, 63 responden (60,6%) memiliki durasi menstruasi yang normal, dan 87 responden (83,7%) memiliki gangguan menstruasi. Direkomendasikan untuk tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kepada seluruh responden dan para guru sehingga dapat meningkatkan pemahaman terkait status gizi yang baik pada remaja sehingga dapat menunjang proses menstruasi yang teratur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148253</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 17:07:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 17:37:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>