<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148239">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENJUALAN HANDBODY DOSIS TINGGI TANPA IZIN EDAR BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Zulhulaifa Alyanur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 4 huruf a UUPK mengatur hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan barang/jasa. Pasal 8 melarang pelaku usaha menjual barang yang tidak memenuhi standar hukum. Namun, kasus penjualan handbody ilegal dosis tinggi dengan bahan berbahaya seperti merkuri dan hidrokuinon telah merugikan konsumen secara materiil dan immateriil.&#13;
		Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan bentuk pelanggaran perlindungan konsumen terhadap penjualan handbody dosis tinggi tanpa izin edar BPOM, menjelaskan pemenuhan hak konsumen terhadap penjualan handbody dosis tinggi tanpa izin edar BPOM, dan menjelaskan penegakan hukum terhadap penjualan handbody dosis tinggi tanpa izin edar BPOM. &#13;
		Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus serta bahan hukum dan bahan nonhukum berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, KBBI, dan melakukan wawancara guna mengkaji putusan pengadilan dan penerapannya dalam perlindungan konsumen terhadap handbody dosis tinggi yang beredar dan dijual secara bebas tanpa izin edar BPOM. &#13;
		Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran perlindungan konsumen adalah penjualan handbody dosis tinggi notifikasi BPOM, mengandung bahan berbahaya dan pencantuman informasi yang tidak jelas atau menyesatkan. Terdapat beberapa hak konsumen yang diabaikan ialah hak atas kenyamanan dan keamanan konsumen, hak mendapatkan informasi yang benar dan jelas serta hak untuk mendapatkan kompensasi atau kerugian. Pemenuhan hak konsumen dilakukan melalui pengawasan oleh BPOM baik pengawasan pre market maupun pengawasan post market serta penjualan secara online. Penegakan hukum terhadap penjualan handbody dosis tinggi tanpa notifikasi BPOM dilakukan pengenaan sanksi pidana dikarenakan melanggar UUPK dan UU Kesehatan. &#13;
		Oleh karena itu disarankan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan serta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap penjualan handbody dosis tinggi tanpa notifikasi BPOM. Kepada konsumen disarankan untuk meningkatkan edukasi agar terhindar dari produk yang membahayakan konsumen. Kepada pelaku usaha diharapkan untuk berperan aktif dengan lebih memperhatikan aspek legalitas dan keamanan atas produk yang dipasarkan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148239</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 16:47:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 17:32:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>