PENGARUH STADIA DAN GENOTIPE F3 CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.) HASIL PERSILANGAN PADA KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN FISIOLOGI BUAH SERTA KANDUNGAN VITAMIN C | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH STADIA DAN GENOTIPE F3 CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.) HASIL PERSILANGAN PADA KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN FISIOLOGI BUAH SERTA KANDUNGAN VITAMIN C


Pengarang

DEWI SEKAR SARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Siti Hafsah - 197008121996032004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2005150010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54212

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Agroteknologi., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Cabai merupakan salah satu tanaman hortikultura yang paling dikenal di Indonesia. Cabai hias memiliki keragaman genetik yang tinggi, terutama pada genotipe F3 Hasil persilangan. Stadia buah juga memberikan pengaruh pada karakteristik morfologi, fisiologi dan kandungan vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara kedua faktor tersebut guna mengembangkan varietas cabai unggul dengan kualitas yang lebih baik. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh yang dilaksanakan pada bulan Juni - Oktober 2024. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial 3 x 9 dengan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 27 kombinasi perlakuan, 81 satuan percobaan, setiap percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga terdapat 243 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh stadia buah berpengaruh sangat nyata pada panjang tangkai buah, panjang buah, diameter buah tebal daging buah, padatan total terlarut dan kandungan vitamin C. Genotipe F3 cabai hias hasil persilangan berpengaruh sangat nyata pada panjang tangkai buah, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah, padatan total terlarut dan kandungan vitamin C. Terdapat interaksi sangat nyata pada stadia dan genotipe F3 cabai hias hasil pada panjang buah, tebal daging buah dan padatan total terlarut. Interkasi berpengaruh nyata terhadap kandungan vitamin C, namun interaksi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tangkai buah dan diameter buah. Hasil penelitian juga menunjukkan peubah warna buah muda hingga matang yang menarik seperti buah muda hijau kuning terang, buah intermediet kuning kemerahan kusam, buah matang merah kuning tua. Bentuk buah memanjang dan segitiga serta bentuk ujung buah lancip dan tumpul.

Kata kunci : Cabai Hias, Genotipe, Hasil Persilangan

Abstract. Chili peppers are popular horticultural plants in Indonesia. Ornamental peppers have a wide range of genetic variation, particularly in F3 crosses. The stage of fruit development affects the plant's appearance, internal functions, and vitamin C content. This study aimed to examine how these two factors interact to create better ornamental pepper varieties. The research was conducted in Lambhuk Village, Ulee Kareng District, Banda Aceh, from June to October 2024. The experimental design used in this study was a 3 x 9 factorial Randomized Complete Block Design with three replications, resulting in 27 treatment combinations, 81 experimental units, with each experimental unit consisting of 3 sample plants, thus there were 243 experimental units. The results showed that fruit stage had a very significant effect on fruit stalk length, fruit length, fruit diameter, fruit flesh thickness, total soluble solids, and vitamin C content. F3 genotypes of ornamental chili pepper crosses had a very significant effect on fruit stalk length, fruit length, fruit diameter, fruit flesh thickness, total soluble solids, and vitamin C content. There was a very significant interaction between fruit stage and F3 genotypes of ornamental chili pepper on fruit length, fruit flesh thickness, and total soluble solids. The interaction had a significant effect on vitamin C content, but the interaction had no significant effect on fruit stalk length and fruit diameter. The results also showed interesting changes in fruit color from young to mature, such as bright yellow-green young fruit, dull reddish-yellow intermediate fruit, and old yellow-red mature fruit. The fruit shape was elongated and triangular, and the fruit tip shape was sharp and blunt. Keywords: Ornamental Chilies, Genotypes, The Result of Crossing

Citation



    SERVICES DESK