<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148197">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SIFAT KIMIA DAN FISIKA TANAH UNTUK ARAHAN KONSERVASI TANAH DAN AIR DI BAWAH TEGAKAN HUTAN PINUS (PINUS MERKUSII JUNGH. ET DE VRIESE) DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rouzah Hilfiza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Aceh Tengah memiliki kawasan hutan dominan seluas 445.404,12 hektar, termasuk hutan pinus yang penting untuk ekosistem, kualitas tanah, dan pengaturan aliran air. Keberhasilan pengelolaan hutan dan konservasi tanah serta air sangat dipengaruhi oleh sifat kimia dan fisika tanah, seperti pH, C-organik, KTK, N-total, P2O5, K2O, tekstur tanah, kedalaman efektif, drainase, dan kemiringan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat kimia dan fisika tanah, menilai kesesuaian lahan, serta memberikan arahan konservasi tanah dan air di bawah tegakan hutan pinus, guna mendukung keberlanjutan pertumbuhan dan fungsi ekologis hutan.&#13;
Penelitian dilakukan di Kabupaten Aceh Tengah pada Juni-Juli 2024. Sampel tanah diambil dari tiga lokasi berbeda dengan ketinggian 582 mdpl, 575 mdpl, dan 567 mdpl, pada kedalaman 0, 20, dan 40 cm. Sampel tanah tersebut kemudian dianalisis di laboratorium. Data yang diperoleh dari hasil analisis laboratorium tanah tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode matching, yang membandingkan hasil pengukuran dengan kriteria kesesuaian lahan untuk tanaman pinus.  Metode ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan berdasarkan faktor-faktor lingkungan dan kondisi tanah yang relevan, serta mengidentifikasi kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk budidaya pinus.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisika tanah relatif seragam di semua lokasi dengan tekstur debu, drainase baik, kedalaman efektif 75 cm, dan tingkat bahaya erosi rendah. Suhu udara cenderung lebih rendah di ketinggian 582 mdpl (20,48°C). Sifat kimia tanah menunjukkan variasi antar lokasi, dengan pH tanah berkisar antara 4,6 di ketinggian 575 mdpl hingga 4,79 di 567 mdpl. KTK tergolong sedang hingga rendah, kandungan C-organik rendah, nitrogen total sedang, serta P2O5 dan K2O sangat rendah di semua lokasi. Berdasarkan analisis kesesuaian lahan, kawasan ini berada pada kelas S2 (cukup sesuai), dengan faktor pembatas pada lahan pinus berupa bahaya erosi dan ketersediaan hara. Pada serei wangi dan kemiri faktor pembatasnya berupa bahaya erosi, dan retensi hara. Sementara itu faktor pembatas permanen pada ketiga lokasi penelitian ini adalah temperature, bulan kering, kedalaman efektif dan lereng. Untuk meningkatkan kesesuaian lahan menjadi kelas S1 (sangat sesuai), diperlukan langkah-langkah konservasi seperti, penanaman sejajar kontur, agroforestri, penambahan bahan organik dan terasering dapat meningkatkan kesuburan tanah dan ketersediaan air, sehingga potensi lahan dapat dioptimalkan dan keseimbangan ekosistem terjaga. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148197</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 16:10:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 16:19:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>