<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148169">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN IN SILICO TANAMAN BUNGA MESTU (ACACIA FARNESIANA WILLD) DAN GELINGGAN (CASSIA ALATA L.) TERHADAP PROTEIN TARGET PENYAKIT HEPATITIS, AIDS, TBC, KANKER KULIT, DAN KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Syarifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengujian in silico terhadap tanaman Bunga Mestu (Acacia farnesiana Willd) dan &#13;
Gelinggan (Cassia alata L.) dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi potensi &#13;
senyawa akif dalam menghambat penyakit hepatitis, AIDS, TBC, kanker kulit dan &#13;
kanker payudara. Metodologi penelitian meliputi pengunduhan informasi senyawa &#13;
dari basis data KNApSAcK serta PubChem untuk memperoleh struktur 3D senyawa &#13;
tersebut. Struktur protein target diunduh melalui Protein Data Bank (PDB) dan &#13;
dipreparasi menggunakan software BIOVIA Discovery Visualizer 2021. Selanjutya &#13;
dilakukan pengujian Lipinski’s Rule of Five melalui website SWISSADME, diikuti &#13;
dengan molecular docking menggunakan aplikasi PyRx untuk menentukan nilai &#13;
binding affinity senyawa terhadap protein target penyakit yang diteliti. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa Acacia farnesiana memiliki 15 senyawa aktif &#13;
sedangkan Cassia alata memiliki 13 senyawa aktif berdasarkan database &#13;
KNApSAcK. Pengujian Lipinski’s Rule of Five (RO5) pada kedua spesies diperoleh &#13;
masing-masing 8 senyawa aktif. Hasil molecular docking divisualisasikan &#13;
berdasarkan nilai binding affinity serta interaksi ligan uji dan protein target untuk &#13;
menentukan senyawa dengan aktivitas terbaik. Nilai binding affinity paling baik &#13;
pada spesies Acacia farnesiana diantaranya Farnisin yang memiliki 3 ikatan &#13;
hidrogen untuk daya hambat penyakit hepatitis serta 4 ikatan hidrogen untuk daya &#13;
hambat penyakit kanker kulit. Acasiane B dengan 3 ikatan hidrogen untuk daya &#13;
hmabat penyakit TBC dan Diomestin memiliki 1 ikatan hidrogen untuk daya hambat &#13;
penyakit kanker payudara. Pada spesies Cassia alata senyawa yang memiliki nilai &#13;
binding affinity paling baik diantaranya Chrobisiamone A yang menunjukkan 3 &#13;
ikatan hidrogen untuk daya hambat penyakit hepatitis dan TBC, serta nilai binding &#13;
affinity paling baik untuk penyakit AIDS namun tidak ada ikatan hidrogen yang &#13;
terjadi. Chrysoeriol memiliki 3 ikatan hidrogen untuk daya hambat kanker kulit dan &#13;
Quercetin menunjukkan 2 ikatan hidrogen untuk daya hambat penyakit kanker &#13;
payudara. &#13;
Kata kunci: Pengujian In Silico, Molecular Docking, Acacia farnesiana, Cassia &#13;
alata, Lipinski’s Rule of Five, Binding Affinity, Senyawa aktif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FABALES</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 15:40:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 09:50:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>