<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148145">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS BUKAAN PADA ATAP SEBAGAI AKSES PENCAHAYAAN ALAMI (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>MASJID BAITURRAHMAN KOTA LHOKSEUMAWE)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naufal Amnar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencahayaan merupakan sarana penting agar dapat menunjang suatu kegiatan dan aktivitas  manusia dalam suatu ruangan. Pencahayaan alami memerlukan sistem yang baik untuk mengoptimalkan performa cahaya yang masuk ke dalam bangunan. Bukaan yang ada di atap kubah masjid dapat memberikan efek cahaya yang diterima ke dalam bangunan dalam menjadi besar, serta menghantarkan radiasi cahaya yang tinggi masuk ke dalam masjid. Penelitian ini menganalisis bukaan yang strategis dan efektif terhadap sistem pencahayaan alami pada Masjid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas  sistem pencahayaan alami pada Masjid Baiturrahman yang dihasilkan oleh clerestory melalui kubah masjid dan menganalisis tingkat kenyamanan visual berdasarkan persepsi penggunanya serta untuk mengetahui tingkat kenyamanan visual yang dirasakan oleh jamaah pada Masjid Baiturrahman Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengukuran di lapangan untuk mendapatkan hasil iluminasi cahaya melalui luxmeter. Hasil yang ada di lapangan menunjukkan bahwa tingkat iluminasi cahaya pada masjid tinggi. Tingkat kenyamanan visual melalui metode kuesioner terhadap responden menunjukkan pencahayaan yang netral. Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk mengaplikasikan efektivitas bukaan pada atap sebagai sistem pencahayaan alami pada atap masjid yang menjadi sumber cahaya utama pada bangunan sesuai dengan standar SNI 03-2396-2001 untuk dapat memanfaatkan pencahayaan alami dengan optimal sehingga hal ini juga didukung dengan hasil kenyamanan visual yang dirasakan oleh responden pada Masjid Baiturrahman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148145</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 15:10:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 15:36:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>