Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENERAPAN GARUDA MILES SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DALAM STANDAR RISIKO DAN ETIKA BISNIS PADA PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) CABANG BANDA ACEH
Pengarang
LIA FITRA RIZKY - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1201002010006
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Pemasaran (D3) / PDDIKTI : 61404
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi D3., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan permasalahan yang muncul dari penerapan Garudamiles
sebagai produk unggulan dalam standar risiko dan etika bisnis maka dapat
disimpulkan sebagai berikut:
1. Dari data yang penulis dapatkan bahwa diperlukan pengendalian diri,
pengembangan tanggung jawab social (social responsibility), menciptakan
persaingan yang sehat, mampu menyatakan yang benar, menumbuhkan
sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan
pengusaha ke bawah, konsekuensi dan konsisten dengan aturan yang telah
disepakati bersama, menumbuh kembangkan kesadaran dan rasa memiliki
terhadap apa yang telah disepakati.
2. Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menerapkan sistem
manajemen risiko untuk membangun kesadaran karyawan, melainkan
sistem ini juga dibangun agar karyawan bisa menghindari dan mengurangi
efek negatif dari suatu risiko serta menanggung konsekuensi dari tugasnya.
5.2 Saran
1. Tingkatkan kerja sama tim pada sekuruh karyawan PT. Garuda Indonesia
2. Kepada karyawan PT. Garuda Indonesia yang kini dapat berkembang
dengan baik, dengan melakukan perbaikan kualitas secara menyeluruh
memberikan excellent service bagi seluruh penumpang sehingga visi
Garuda Indonesia untuk menjadi “perusahaan penerbangan yang handal
41
dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia
menggunakan keramahan Indonesia”. Dan Garuda Indonesia tidak boleh
cepat merasa puas akan keberhasilan yang diraih, agar visi tersebut
semakin nyata dalam perjalanan hidup Garuda Indonesia sehingga dapat
mengharumkan nama Indonesia sebagai maskapai penerbangan Indonesia
yang terbukti dapat bersaing dengan maskapai penerbangan International.
3. Untuk kedepannya alangkah baik apabila pembuatan kartu GarudaMiles
tidak hanya berada di kantor pusat tetapi ada juga di kantor cabang, agar
proses pembuatannya tidak memakan waktu yang lama. Dan kalau bisa
sistem pembuatannya seperti ATM.
Tidak Tersedia Deskripsi
MEKANISME PEMUNGUTAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) WAJIB PUNGUT (WAPU) OLEH PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK., CABANG BANDA ACEH (SILMA KHARISZA, 2019)
PROSEDUR PENERIMAAN DEPOSIT GROUP UMROH PADA PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK., CABANG BANDA ACEH (SRY REZEKI, 2018)
PENGARUH BUDAYA ETIKA TERHADAP KESESUAIAN INDIVIDU DENGAN ORGANISASI DAN DAMPAKNYA PADA NIAT UNTUK BERTAHAN (STUDI PADA PT. GARUDA INDONESIA MEDAN) (M. HAEKAL MUBARAK, 2016)
PENERAPAN GARUDA MILES SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DALAM STANDAR RISIKO DAN ETIKA BISNIS PADA PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) CABANG BANDA ACEH (LIA FITRA RIZKY, 2015)
AKUNTANSI PENJUALAN TIKET PADA PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG BANDA ACEH (NOVIESHA MARLA D, 2017)