<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14813">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN GARUDA MILES SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DALAM STANDAR RISIKO DAN ETIKA BISNIS PADA PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) CABANG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LIA FITRA RIZKY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi D3</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>BAB V&#13;
PENUTUP&#13;
5.1 Kesimpulan&#13;
Berdasarkan permasalahan yang muncul dari penerapan Garudamiles&#13;
sebagai produk unggulan dalam standar risiko dan etika bisnis maka dapat&#13;
disimpulkan sebagai berikut:&#13;
1. Dari data yang penulis dapatkan bahwa diperlukan pengendalian diri,&#13;
pengembangan tanggung jawab social (social responsibility), menciptakan&#13;
persaingan yang sehat, mampu menyatakan yang benar, menumbuhkan&#13;
sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan&#13;
pengusaha ke bawah, konsekuensi dan konsisten dengan aturan yang telah&#13;
disepakati bersama, menumbuh kembangkan kesadaran dan rasa memiliki&#13;
terhadap apa yang telah disepakati.&#13;
2. Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menerapkan sistem&#13;
manajemen risiko untuk membangun kesadaran karyawan, melainkan&#13;
sistem ini juga dibangun agar karyawan bisa menghindari dan mengurangi&#13;
efek negatif dari suatu risiko serta menanggung konsekuensi dari tugasnya.&#13;
5.2 Saran&#13;
1. Tingkatkan kerja sama tim pada sekuruh karyawan PT. Garuda Indonesia&#13;
2. Kepada karyawan PT. Garuda Indonesia yang kini dapat berkembang&#13;
dengan baik, dengan melakukan perbaikan kualitas secara menyeluruh&#13;
memberikan excellent service bagi seluruh penumpang sehingga visi&#13;
Garuda Indonesia untuk menjadi “perusahaan penerbangan yang handal&#13;
41&#13;
dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia&#13;
menggunakan keramahan Indonesia”. Dan Garuda Indonesia tidak boleh&#13;
cepat merasa puas akan keberhasilan yang diraih, agar visi tersebut&#13;
semakin nyata dalam perjalanan hidup Garuda Indonesia sehingga dapat&#13;
mengharumkan nama Indonesia sebagai maskapai penerbangan Indonesia&#13;
yang terbukti dapat bersaing dengan maskapai penerbangan International.&#13;
3. Untuk kedepannya alangkah baik apabila pembuatan kartu GarudaMiles&#13;
tidak hanya berada di kantor pusat tetapi ada juga di kantor cabang, agar&#13;
proses pembuatannya tidak memakan waktu yang lama. Dan kalau bisa&#13;
sistem pembuatannya seperti ATM.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BUSINESS ENTERPRISES - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BUSINESS ETHICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 12:01:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-27 10:04:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>