<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14811">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK DENGAN LESI INFARK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Satria Utama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke merupakan gangguan suplai darah ke otak yang dapat menyebabkan&#13;
gangguan neurologis jangka panjang dan cacat fungsional. Dua jenis lesi stroke&#13;
iskemik yaitu lakunar dan teritorial berpengaruh pada kualitas hidup pasien pasca&#13;
stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas hidup pasien pasca stroke&#13;
iskemik berdasarkan lesi infark. Pengambilan data dilakukan dari tanggal 29&#13;
Oktober 2012 sampai dengan 15 Desember 2013 di Poliklinik Saraf RSUD dr.&#13;
Zainoel Abidin Banda Aceh. Rancangan dan desain penelitian adalah cross&#13;
sectional dengan jumlah responden sebanyak 67 orang yang diambil dengan cara&#13;
consecutive sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner Medical&#13;
Outcome Study SF-36 (SF-36) untuk menilai kualitas hidup dan metode&#13;
wawancara terpimpin serta melihat hasil CT-Scan untuk menilai lesi infark.&#13;
Penelitian ini menunjukkan karakteristik pasien pasca stroke dominan berjenis&#13;
kelamin laki-laki (58,2%), dengan kelompok usia dewasa pertengahan 46-55&#13;
tahun (34,3%). Hasil CT-Scan kepala lesi infark lakunar (85,1%) dengan kualitas&#13;
hidup buruk (52,6%) dan lesi infark teritorial (14,9%) dengan kualitas hidup&#13;
buruk (100%). Data yang terkumpul disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisa&#13;
dengan uji Fisher exact test. Didapatkan nilai p adalah 0,003. Hal ini menyatakan&#13;
terdapat hubungan antara kualitas hidup pasien pasca stroke iskemik dengan lesi&#13;
infark. Kualitas hidup baik lebih banyak pada lesi infark lakunar dibanding&#13;
dengan lesi infark teritorial.&#13;
Kata kunci : CT-Scan, Kualitas hidup, Kuesioner SF-36 dan Stroke iskemik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE - MEDICINE QUALITY OF LIFE</topic>
 </subject>
 <classification>616.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 11:55:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-23 09:57:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>