<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14807">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN OBESITAS PADA STROKE ISKEMIK AKUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Neysa Azalia Efrimaisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke adalah penyebab kematian dan kecacatan serius jangka panjang&#13;
diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Stroke iskemik akut adalah stroke yang&#13;
terjadi dalam jangka waktu lebih dari 24 jam sampai dengan 1 minggu. Obesitas&#13;
adalah faktor resiko stroke yang dapat dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui peranan obesitas pada stroke iskemik akut, dengan rancangan&#13;
deskriptif analitik. Data diambil dengan melihat rekam medis, mengukur berat&#13;
badan, tinggi badan dan tinggi lutut untuk perhitungan Indeks Massa Tubuh serta&#13;
mengukur lingkar leher. Sampel penelitian berjumlah 67 pasien stroke iskemik&#13;
akut di Ruang Rawat Inap Penyakit Saraf dr.Zainoel Abidin Banda Aceh pada 17&#13;
September 2012 – 18 Januari 2013. Hasil penelitian mendapatkan pasien stroke&#13;
iskemik akut lebih banyak pada laki-laki yaitu 67,2% dengan frekuensi terbanyak&#13;
terdapat pada kelompok usia 56–65 tahun yaitu 34,3% dari 67 pasien. Penderita&#13;
stroke iskemik akut kategori obesitas berdasarkan IMT sebanyak 43 pasien&#13;
(64,2%) dan obesitas berdasarkan lingkar leher sebanyak 48 pasien (71,6%). Hasil&#13;
analisa penelitian dengan menggunakan uji binomial terdapat peranan obesitas&#13;
secara signifikan berdasarkan IMT (p=0,027) dan obesitas berdasarkan lingkar&#13;
leher (p=0,001) untuk kemungkinan terjadinya stroke iskemik akut. Kesimpulan&#13;
dari penelitian ini adalah terdapat peranan obesitas untuk kemungkinan terjadinya&#13;
stroke iskemik akut. Dengan mencegah obesitas sebagai faktor resiko stroke yang&#13;
dapat dikontrol, maka kejadian stroke dapat dicegah.&#13;
&#13;
Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, Lingkar leher, Obesitas, Stroke iskemik akut</note>
 <subject authority="">
  <topic>OBESITY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ACUTE  ISCHEMIC STROKE</topic>
 </subject>
 <classification>616.398</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14807</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 11:49:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-14 09:54:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>