<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="148035">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE ASM DAN STEPPING STONE UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA PENDISTRIBUSIAN (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>CV. FISHENARY INDO MAKMUR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naurah Nazhifah Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Matematika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>CV. Fishenary Indo Makmur menghadapi permasalahan tingginya biaya distribusi ikan beku yang disebabkan oleh kurang optimalnya strategi alokasi barang dari dua gudang (Banda Aceh dan Idi Rayeuk) ke lima wilayah tujuan (Jakarta, Lampung, Jambi, Bogor, dan Surabaya). Selain itu, tidak ada panduan yang efektif dalam menentukan penggunaan kendaraan pengiriman dengan truk bermuatan 10 ton dan 20 ton. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalkan biaya pendistribusian dengan menggunakan metode transportasi ASM dan VAM – Stepping Stone. Pada metode ASM memiliki keunggulan karena tidak memerlukan solusi awal, melainkan langsung memproses data melalui reduksi baris dan kolom untuk menemukan solusi optimal. Data yang digunakan meliputi kapasitas gudang, permintaan wilayah tujuan, dan biaya pengiriman untuk periode Maret-Juli 2024. Proses diawali dengan pembentukan model transportasi, di mana solusi awal dihitung dengan Vogel’s Approximation Method untuk solusi optimal metode Stepping Stone, sedangkan metode ASM langsung menghitung solusi optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk truk muatan 10 ton, metode ASM dan metode VAM – Stepping Stone menghasilkan total biaya yang sama, yaitu sebesar Rp 488.060.455, dan biaya yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp 491.623.395 dengan selisih biayanya sebesar Rp 3.562.940 hingga terjadi penurunan 0,7% dari biaya awal. Untuk truk muatan 20 ton, metode ASM juga menghasilkan biaya yang sama dengan metode VAM – Stepping Stone yaitu sebesar Rp 764.623.895. Akan tetapi, hasil yang didapatkan dari kedua metode tersebut lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan sebesar Rp 767.431.995 dengan selisih biaya yang didapatkan sebesar Rp 2.808.100 hingga terjadi penurunan 0,4% dari biaya awal. Kesimpulannya, metode ASM terbukti menjadi opsi yang lebih efektif dalam meminimalkan biaya distribusi karena, walaupun menghasilkan total biaya yang sama, akan tetapi penyelesaiannya lebih cepat karena tidak memerlukan hasil dari solusi awal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam mengelola distribusi secara efisien dpan strategis.&#13;
Kata kunci: CV. Fishenary Indo Makmur, Program Linier, Transportasi, Metode ASM, Metode Stepping Stone.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>148035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 11:18:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 11:22:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>