<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147923">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK ETANOL DAUN TIN (FICUS CARICA L.) TERHADAP TARGET BCL‑2 SEBAGAI ANTIKANKER PAYUDARA MELALUI KARAKTERISTIK ADMET DAN STUDI MOLECULAR DOCKING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURSAPUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kanker payudara merupakaan kanker yang menduduki jumlah kasus tertinggi yang menyebabkan kematian pada wanita diseluruh dunia, terdapat 65.858 (16.6%) dari total 396.914 kasus kanker di Indonesia. Kemoterapi merupakan agen terapi konvensional yang sering digunakan untuk terapi terhadap sel kanker dan menyebabkan terjadinya berbagai efek samping, resistensi obat yang terjadi secara cepat serta biaya yang mahal. Tanaman tin (Ficus carica) berpotensi memiliki khasiat sebagai antikanker karena terbukti memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti fenolik, flavonoid, tannin, triterpenoid, alkaloid dan asam lemak yang memiliki peran dalam bidang pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi senyawa yang terdapat pada ekstrak etanol daun tin dan mengkaji kandidat senyawa yang memiliki aktivitas sebagai antikanker serta profil farmakokinetik dan toksisitas senyawa kandidat. Ekstrak etanol daun tin pada penelitian ini diperoleh melalui prosedur maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Identifikasi senyawa pada ekstrak etanol daun tin dilakukan dengan instrument GC-MS. Kajian aktivitas antikanker dan profil farmakokinetik serta toksisitas senyawa dilakukan dengan pendekatan in silico menggunakan software YASARa, PLANTS, Marvin Sketch, PyMOl, LigPlot, web server ADMETlab 3.0 dan ProTox-3.0. Protein target yang digunakan meliputi Bcl-2 (PDB ID: 6QGG) yang telah divalidasi. Hasil analisis senyawa pada daun tin menggunakan GC-MS di dapatkan 30 komponen senyawa dengan senyawa dominan yaitu Sitosterol 10.22% dan Phytol 6,35%. Hasil molecular docking diperoleh tiga senyawa dengan afinitas terbaik yaitu Squalen, phytol dan Cyclopropaneoctanoic acid, methyl ester dari 10 senyawa yang ditambatkan pada protein Bcl-2. Analisis profil farmakokinetik menunjukkan, seluruh senyawa uji memiliki kemungkinan untuk berpenetrasi pada blood brain barrier. Serta seluruh senyawa uji memenuhi persyaratan hukum Lipinski rule of five sehingga memungkinkan untuk diadministrasikan secara oral. Temuan ini menyimpulkan bahwa daun tin memiliki potensi sebagai antikanker dengan kategori keamanan sedikit toksik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147923</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 18:16:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 09:06:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>