PENGARUH BESAR KELAJUAN PEMBEBANAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON (SUATU PENELITIAN BETON PADA BENDA UJI KUBUS (15 X 15 X 15) CM DENGAN FAS 0,4 DAN 0,5) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BESAR KELAJUAN PEMBEBANAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON (SUATU PENELITIAN BETON PADA BENDA UJI KUBUS (15 X 15 X 15) CM DENGAN FAS 0,4 DAN 0,5)


Pengarang

Cut Muhammad Amin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0104101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh hubungan dari besar kelajuan pembebanan terhadap perilaku kuat tekan beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah kubus dengan ukuran sisi-sisinya 15 cm berjumlah I80 buah. Faktor air semen yang digunakan adalah 0,40 dan 0,50; tinggi slump 750-100 mm dan diameter agregat maksimum yang digunakan 25,4 mm. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada saat beton berumur 7 dan 28 hari.
Standar yang digunakan dalam penelitian ini adalah American Concrete Institute (ACI), American Society for Testing Material (ASTM), British Standard (BS), dan Peraturan Seton Indonesia (PBI-1971). Perencanaan campuran beton didasarkan pada metode perbandingan berat material. Semen yang digunakan adalah PC (Portand Cement) Tipe I produksi PT. Semen Padang. Pada penelitian ini pengujian tekan beton dibedakan atas tujuh variasi kelajuan pembebanan yaitu 0,67 kg/cm per detik; I kg/cm per detik; 1,33 kg/cm per detik; 1,5 kg/cm per detik; 2 kg/cm per detik; 3 kg/cm per detik; dan 4 kg/cm per detik. Untuk pengujian kuat tekan beton menggunakan (Loading Tester) merek Ton Industrie buatan Manhein Jerman yang berkapasitas 100 Ton. Analisis Varian yang dipilih adalah analisis varian klasifikasi satu arah model efek tetap. Analisis regresi yang digunakan adalah analisis regresi polinomial. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi kelajuan pembebanan beton berpengaruh nyata terhadap kuat tekan beton, yang dilakukan oleh perhitungan persen dari R-square. Kuat tekan beton maksimurn yang didapat pada kelajuan pembebanan 4 kg/cm per detik untuk setiap FAS dan setiap umur pengujjian. Kuat tekan maksimum untuk FAS 0,4 pada umur 7 dan 28 hari adalah berturut-turut 31,87 MPa dan 41,24 MPa; sedangkan untuk FAS 0,5 pada umur 7 dan 28 hari adalah berturut-turut 25,20 MPa dan 33,02 MPa. Umumnya pola keretakan yang terjadi adalah tipe columnar. Tetapi pada pembebanan dengan kelajuan lebih kecil, selain keretakan columnar juga ditambah dengan retak geser.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK