ANALISIS POSTUR KERJA PADA AKTIVITASRNPACLCAGING DI PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODERNBIOMEKANIKA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS POSTUR KERJA PADA AKTIVITASRNPACLCAGING DI PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODERNBIOMEKANIKA


Pengarang

Lena Faryani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104106010055

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aktivitas Manual Material Handling (MMH) diterapkan di PT. Lafarge Cement
Indonesia yaitu di area packaging plant untuk memindahkan semen ke dalam truk.
Pekerjaan ini dilakukan secara repetitive dengan beban yang cukup berat,
sehingga resiko untuk terjadinya cedera cukup besar. Setiap harinya satu orang
operator dapat mengangkat 1.400 kantong semen 40 kg dengan waktu
pengangkatan 30 menit per truk dan waktu istirahat yang diberikan 15 menit. Dari
hasil kuesioner nordic body map diketahui bahwa sakit pinggang adalah keluhan
terbesar yang dialami oleh operator selama bekerja. Untuk meminimasi resiko
cedera yang lebih parah, maka perlu dilakukan perbaikan kerja dengan
menggunakan pendekatan Biomekanika. Berdasarkan beberapa analisis yang
dilakukan dalam pendekatan Biomekanika, dari analisis Fisiologi diketahui bahwa
pekerjaan tersebut adalah katagori pekerjaan berat dengan konsumsi energi ratarata
7,5 – 10,0 Kkal/menit dan membutuhkan 28,07 menit waktu istirahat untuk
pengangkatan satu muatan truk, dari analisis Recomended Weight Limit (RWL)
dan Lifting Indeks (LI) diperoleh nilai LI > 1 yaitu 7,67 pada titik origin dan 5,91
pada titik destination, yang artinya pekerjaan ini sangat beresiko terjadinya
cedera. Melalui analisis momen gaya pada Lumbar 5 Sacrum 1 (L5/S1) diperoleh
besar momen gaya rata-rata sebesar 3.578,90 N, melebihi batas gaya tekan
maksimum yang diberikan oleh NIOSH (National Occupational Health and
Safety Commision) yaitu 3.400 N. Setelah dilakukan perbaikan kerja, berupa
pengurangan jarak pengangkatan serta pengurangan beban, diperoleh besar nilai
LI pada titik origin dan destination lebih kecil hingga mencapai 2,71 dan 2,43,
yang artinya aktivitas tersebut sudah berada pada batas toleransi.
Kata Kunci : Manual Material Handling (MMH), Fisiologi, Recomended
Weight Limit (RWL), Lifting Indeks (LI) dan momen gaya
pada L5/S1.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK