<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147743">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) UNTUK MENGOBATI INFEKSI BAKTERI (AEROMONAS RNHYDROPHILA) PADA IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>silvia nabila lubis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan mas merupakan salah satu jenis ikan konsumsi air tawar yang memiliki potensi pasar tinggi serta menarik minat pengusaha untuk membudidayakannya. Namun produksi ikan mas rentan terhadap serangan penyakit salah satunya penyakit Motil Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebebkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) pada pengobatan ikan mas (Cyprinus carpio) yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan tiga kali ulangan. Adapun variabel perlakuan ekstrak daun belimbing wuluh antara lain adalah perlakuan A (Kontrol negatif), B (Kontrol positif), C (45 ppm), D (65 ppm), E (85 ppm), dan F (105 ppm) dengan metode maserasi. Berdasarkan hasil pengamatan gambaran darah pada ikan mas diperoleh jumlah leukosit, hemoglobin, dan hematokrit terbaik yaitu pada perlakuan F (105 ppm) dengan masing-masing nilai sebesar 3,04x104 sel/mm3 , 6,3 g/100 ml, dan 30,66%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun belimbing wuluh berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup ikan mas pada semua perlakuan yang diuji (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147743</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 12:47:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 14:26:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>